Probolinggo, Jatim Mandiri
Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan literasi keuangan dan perpajakan bagi 55 pengurus koperasi simpan pinjam di PRIC Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo, Kamis (30/7).
Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari OJK Malang dan KPP Pratama Probolinggo itu bertujuan memperkuat tata kelola koperasi, meningkatkan literasi keuangan dan perpajakan serta mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK).
Kepala DKUPP Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto menegaskan koperasi yang sehat harus dikelola secara profesional, transparan, dan patuh terhadap regulasi. Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus dinilai penting untuk mendukung pengelolaan koperasi yang lebih baik.
Sugeng menjelaskan, saat ini terdapat 518 koperasi di Kabupaten Probolinggo yang akan dibina secara bertahap melalui sinergi dengan OJK, KPP Pratama Probolinggo, dan perbankan.
Selain memperkuat kapasitas koperasi, DKUPP juga mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta memperluas akses pembiayaan bagi lebih dari 78 ribu pelaku UMKM. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah. (yf/ibn)












