Grobogan, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Dinas Pendidikan mengukuhkan dan memutasi sebanyak 183 kepala sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola dan kepemimpinan pendidikan di daerah.
Pengukuhan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Grobogan, Rabu, 10 Juni 2026, dihadiri Bupati Grobogan Setyo Hadi, Kepala Dinas Pendidikan Purnyomo, serta Kepala BKPSDM Padma Saputra.
Bupati Grobogan Setyo Hadi menegaskan bahwa penugasan guru menjadi kepala sekolah maupun mutasi kepala sekolah merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran sistem pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
“Penugasan guru maupun mutasi kepala sekolah bukanlah sebuah hadiah maupun hukuman. Tetapi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penyegaran dalam sistem pendidikan,” tegas Setyo Hadi.
Menurutnya, setiap aparatur sipil negara, khususnya kepala sekolah, harus siap ditempatkan di mana saja sesuai kebutuhan organisasi.
Sebab, mutasi merupakan konsekuensi yang melekat sejak seseorang mengikuti seleksi hingga diangkat menjadi kepala sekolah.
“Menjadi seorang ASN apalagi kepala sekolah harus siap ditugaskan di mana saja. Dari awal panjenengan seleksi dan diangkat menjadi kepala sekolah, tahapan mutasi sudah menjadi konsekuensi dan satu paket dengan tugas jabatan yang diemban,” ujarnya.
Setyo Hadi menilai pengukuhan dan mutasi tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada para pendidik yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk membawa perubahan positif di lingkungan sekolah yang baru.
Ia menambahkan, setiap sekolah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda.
Karena itu, kepala sekolah dituntut mampu beradaptasi sekaligus menghadirkan inovasi guna meningkatkan mutu pendidikan.
“Setiap sekolah punya karakter dan tim yang berbeda. Di situlah tantangannya. Kepala sekolah bukan hanya menyesuaikan diri, tetapi juga mampu memberi warna dan arah baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Grobogan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tiga pesan kepada para kepala sekolah yang baru dikukuhkan, yakni segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen sekolah, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan melalui Kabid PMPTK Sudrajat Dangu Asmoro menjelaskan bahwa pengukuhan kali ini melibatkan 183 orang yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan.
“Rinciannya terdiri atas promosi Kepala SMP sebanyak 21 orang, mutasi Kepala SMP tiga orang, promosi Kepala SD 143 orang, promosi Kepala TK satu orang, mutasi Kepala SD 15 orang, serta 16 guru PPPK yang resmi dikukuhkan menjadi kepala sekolah,” jelas Sudrajat.
Menurutnya, pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan sekolah sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Grobogan.
Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Grobogan berharap tercipta kepemimpinan sekolah yang profesional, adaptif, dan berintegritas sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan secara merata di seluruh wilayah.












