Jatim

Wujudkan Transportasi Inklusif, Dishub Nganjuk Luncurkan Angkutan Gratis Sahabat Disabilitas Rute Sawahan-Loceret

×

Wujudkan Transportasi Inklusif, Dishub Nganjuk Luncurkan Angkutan Gratis Sahabat Disabilitas Rute Sawahan-Loceret

Sebarkan artikel ini
Angkutan Sekolah Sahabat Disabilitas mulai dinikmati siswa difabel.
Example 468x60

Nganjuk, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus berkomitmen menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Langkah nyata ini dibuktikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Nganjuk yang resmi mengoperasikan Angkutan Sekolah Sahabat Disabilitas pada Selasa (14/7/2026).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Layanan transportasi antar-jemput gratis ini khusus dihadirkan untuk mempermudah mobilitas para siswa difabel, sekaligus merespons kondisi angkutan massal di Kabupaten Nganjuk yang dinilai belum optimal.

Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan penumpangnya, program ini mengedepankan layanan door-to-door service.

Para siswa berkebutuhan khusus akan dijemput langsung di depan rumah masing-masing atau melalui titik penjemputan yang telah disepakati.

Dishub Nganjuk mengerahkan armada berupa Mobil Penumpang Umum (MPU) dan microbus yang telah dimodifikasi secara ergonomis demi menyesuaikan kebutuhan para pelajar difabel.

Sekretaris Dinas Perhubungan Nganjuk, Makrus, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap kesetaraan hak fasilitas publik.

“Ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemerintah Kabupaten Nganjuk bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Khusus untuk tahap awal, layanan angkutan gratis ini melayani perjalanan dari wilayah Kecamatan Sawahan menuju Kecamatan Loceret dan sebaliknya,” ungkap Makrus.

Untuk tahap awal, layanan ini fokus melayani rute dari Kecamatan Sawahan menuju Kecamatan Loceret (pulang-pergi), dengan destinasi utama ke SLB Krida Utama II di Loceret.

Bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) lain di wilayah Sawahan yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, Dishub juga menyediakan titik kumpul utama di Terminal Sawahan.

Selain mempermudah akses ke sekolah, program ini juga dirancang jangka panjang untuk membantu kelompok rentan dalam melakukan aktivitas lain, seperti mengurus keperluan administrasi hingga mendapatkan layanan kesehatan tanpa perlu mengkhawatirkan biaya transportasi.

Makrus juga menambahkan bahwa pihaknya membuka peluang besar untuk memperluas jangkauan operasional armada ini di masa depan.

Baca Juga  Sukses Tekan Stunting hingga 14,7 Persen, Gubernur Khofifah Raih Penghargaan Bergengsi dari Persagi

“Kami ingin memastikan tidak ada hambatan bagi teman-teman disabilitas untuk bergerak. Ke depannya, jika respons masyarakat sangat baik, kami berencana memperluas jangkauan rute ke wilayah-wilayah lain di Nganjuk agar manfaatnya semakin luas,” tambahnya.

Guna menjaga ketertiban, mekanisme untuk menikmati layanan ini dibuat sangat praktis. Warga atau siswa penyandang disabilitas hanya perlu menunjukkan kartu identitas diri atau kartu penyandang disabilitas kepada petugas saat hendak naik ke armada.

Kehadiran Angkutan Sekolah Sahabat Disabilitas ini langsung disambut dengan antusiasme tinggi oleh warga di Kecamatan Sawahan dan Loceret.

Bagi orang tua siswa, program ini tidak hanya memberikan rasa aman selama anak-anak mereka di perjalanan, tetapi juga sangat efektif dalam meringankan beban pengeluaran ekonomi sehari-hari.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *