Dalam NegeriHeadlineJatim

Wali Murid dan Siswi Korban Asusila Guru SMP Hangtuah 5 Candi Datangi Disdikbud Sidoarjo

Penulis: Dicky DeaEditor: Alif Bintang
×

Wali Murid dan Siswi Korban Asusila Guru SMP Hangtuah 5 Candi Datangi Disdikbud Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Para orang tua bersama sejumlah murid korban asusila mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sidoarjo.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Perkembangan penanganan kasus dugaan tindak pidana asusila yang melibatkan oknum guru berinisial AS di SMP Hangtuah 5 Candi, Sidoarjo, diwarnai ketegangan baru.

Pada Kamis (8/10/2026) sore, para orang tua korban bersama sejumlah murid mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sidoarjo.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Rombongan yang terdiri dari tiga wali murid dan delapan anak korban, yang masih mengenakan seragam batik sekolah, tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB.

Namun, kedatangan mereka tidak ditemui langsung oleh Kepala Disdikbud Sidoarjo Ridho Prasetyo.

Rombongan akhirnya diarahkan untuk bermediasi dengan Kepala Bidang Mutu Pendidikan Lilik Sulistyowati.

Pantauan Jatimmandiri.id di lokasi, proses pertemuan di dalam ruangan tersebut berlangsung tertutup.

Awak media yang berupaya meliput dilarang masuk dan diminta menunggu di luar.

Suasana memanas ketika jarum jam menunjukkan pukul 16.30 WIB, saat rombongan korban mendadak dievakuasi keluar melalui pintu belakang dengan dikawal ketat oleh seorang pegawai Disdikbud bernama Raisa.

Rombongan korban dievakuasi keluar melalui pintu belakang dengan dikawal ketat oleh seorang pegawai Disdikbud.

Tak hanya terkesan membendung informasi, oknum pegawai bernama Raisa tersebut bahkan sempat bersikap arogan dengan menghardik salah satu wartawan harian lokal yang mencoba mengambil gambar dari celah jendela.

“Mas, jangan ambil gambar,” katanya secara lantang.

Di sisi lain, raut wajah para murid dan orang tua tampak membisu saat digiring keluar.

Hal tersebut sangat kontras dibandingkan saat mereka pertama kali tiba di kantor dinas.

Di pintu keluar, sebuah armada taksi online yang diduga telah disiapkan secara khusus sudah bersiap menjemput.

Salah satu wali murid berinisial LS memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media mengenai hasil klarifikasi di dalam ruangan, sebelum akhirnya bergegas masuk ke dalam mobil guna menghindari sorotan kamera.

Baca Juga  Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Santri di Ponpes Mojo Kediri

Sikap tertutup juga ditunjukkan oleh pihak birokrasi.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid Mutu Pendidikan Disdikbud Sidoarjo, Lilik Sulistyowati, enggan memberikan penjelasan resmi maupun keterangan pers terkait hasil pertemuan tertutup tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memicu pembahasan mengenai kemungkinan tindak lanjut di…

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 tentang Pelindungan Ekosistem Transportasi Berbasis Platform Digital…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Pemkab Malang mengajak masyarakat mengikuti Salat Istisqo untuk memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang masih melanda…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono langsung memperkuat sinergi dengan ulama, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum pada…