Jateng

Tradisi Keluarga Jokowi Berlanjut, Ponpes Singo Ludiro Terima Sapi Kurban Jumbo 800 Kg

×

Tradisi Keluarga Jokowi Berlanjut, Ponpes Singo Ludiro Terima Sapi Kurban Jumbo 800 Kg

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sukoharjo, Jatimmandiri.id — Pondok Pesantren Singo Ludiro Khalifatullah di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, kembali menerima bantuan hewan kurban berukuran jumbo dari keluarga Presiden RI ke-7 Joko Widodo pada momentum Iduladha 1447 Hijriah.

Tahun ini, bantuan dikirim oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dalam bentuk sapi jenis simental berbobot 800 kilogram.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sapi kurban tersebut tiba di lingkungan pondok pesantren pada Selasa malam, 26 Mei 2026. Meski mengalami keterlambatan perjalanan dari jadwal semula, kedatangannya tetap disambut antusias para santri dan pengurus pondok.

Pengasuh Ponpes Singo Ludiro Khalifatullah, Umi Lilis Patimah, mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang terus diberikan keluarga Presiden ke-7 RI kepada pondok pesantren dan masyarakat sekitar.

“Sapi yang dikirim oleh Bapak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merupakan sapi jenis simental dengan bobot sekitar 800 kilogram,” ujarnya, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Umi Lilis, bantuan tahun ini menjadi kali kedua bagi Gibran melanjutkan tradisi keluarga dalam penyaluran hewan kurban ke pondok tersebut.

Sebelumnya, selama menjabat Presiden RI, Joko Widodo secara rutin mengirimkan hewan kurban setiap tahun.

Jika diakumulasikan, kata dia, keluarga Jokowi telah menyalurkan hewan kurban sebanyak 12 kali ke Ponpes Singo Ludiro Khalifatullah.

“Ini untuk kedua kalinya Pak Wapres Gibran melanjutkan tradisi yang sebelumnya dilakukan Bapak Jokowi. Selama 10 tahun terakhir terus berlanjut, sehingga total dari keluarga beliau sudah 12 kali,” jelasnya.

Selain satu ekor sapi jumbo, pada Iduladha tahun ini pondok pesantren juga menyembelih sembilan ekor kambing.

Jumlah hewan kurban masih berpotensi bertambah karena biasanya terdapat tambahan dari para jemaah pada hari kedua hingga ketiga tasyrik.

Baca Juga  Gerebek Markas Sindikat Pig Butchering di Solo Baru, Polisi Amankan 38 WNA & WNI

Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada sekitar 210 jiwa yang terdiri atas keluarga besar pondok pesantren serta masyarakat sekitar. Sebagian daging lainnya akan dimasak bersama untuk dinikmati para santri dan warga.

Hal menarik dari pelaksanaan kurban di Ponpes Singo Ludiro adalah seluruh proses dilakukan secara mandiri oleh para santri.

Mulai dari penyembelihan, pengulitan, pemotongan, distribusi, hingga pengolahan daging dilakukan bersama-sama.

Pihak pondok sengaja menerapkan pola tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter sekaligus pembelajaran praktik syariat Islam bagi para santri.

Melalui kegiatan tersebut, santri tidak hanya memahami tata cara pelaksanaan ibadah kurban, tetapi juga belajar nilai kebersamaan, gotong royong, dan kemandirian dalam kehidupan sehari-hari.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *