Jatimmandiri.id – Durian menjadi salah satu tanaman buah bernilai ekonomi tinggi yang banyak dibudidayakan di Indonesia.
Namun, tidak sedikit petani maupun penghobi yang mengeluhkan pohon durian tumbuh subur tetapi belum juga berbuah meski telah berusia cukup tua.
Agar pohon durian dapat menghasilkan buah lebih cepat, diperlukan perawatan yang tepat sejak masa pertumbuhan hingga memasuki fase produktif.
Perawatan tersebut meliputi pemilihan bibit, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, hingga pengendalian hama dan penyakit.
Berikut cara merawat pohon durian agar cepat berbuah dan menghasilkan panen yang berkualitas.
1. Gunakan Bibit Durian Unggul
Langkah pertama yang menentukan keberhasilan budidaya adalah memilih bibit berkualitas. Sebaiknya gunakan bibit hasil okulasi atau sambung pucuk karena memiliki masa berbuah lebih cepat dibandingkan bibit dari biji.
Bibit unggul umumnya mulai berbuah pada usia 4 hingga 6 tahun, sedangkan bibit dari biji dapat membutuhkan waktu lebih dari 8 tahun.
2. Pilih Lokasi yang Mendapat Sinar Matahari Cukup
Pohon durian membutuhkan sinar matahari penuh selama enam hingga delapan jam setiap hari. Hindari menanam di lokasi yang terlalu teduh karena dapat menghambat proses pembungaan.
Selain itu, pastikan lahan memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang di sekitar perakaran.
3. Lakukan Penyiraman Secara Teratur
Pada masa pertumbuhan, penyiraman perlu dilakukan secara rutin, terutama saat musim kemarau.
Namun, ketika pohon mulai memasuki fase pembungaan, penyiraman dapat dikurangi secara bertahap. Kondisi tanah yang sedikit lebih kering akan merangsang pembentukan bunga secara alami.
4. Berikan Pupuk Sesuai Kebutuhan
Pemupukan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas pohon durian.
Pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang dapat diberikan dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memperbaiki struktur tanah.
Selain itu, tambahkan pupuk NPK dengan kandungan unsur hara yang seimbang saat masa pertumbuhan. Ketika pohon mulai memasuki fase generatif, tingkatkan pemberian unsur fosfor (P) dan kalium (K) agar pembentukan bunga dan buah lebih optimal.
5. Pangkas Cabang yang Tidak Produktif
Pemangkasan bertujuan memperbaiki sirkulasi udara dan memaksimalkan masuknya cahaya matahari ke seluruh bagian tanaman.
Cabang yang kering, sakit, tumbuh ke dalam, atau saling bertumpuk sebaiknya dipangkas secara berkala. Dengan demikian, nutrisi tanaman akan lebih terfokus pada pembentukan bunga dan buah.
6. Jaga Kebersihan Area Sekitar Pohon
Rumput liar dan gulma di sekitar batang durian perlu dibersihkan secara rutin karena dapat menjadi tempat berkembangnya hama dan penyakit.
Lingkungan yang bersih juga membantu akar memperoleh nutrisi dan air secara optimal tanpa bersaing dengan tanaman pengganggu.
7. Kendalikan Hama dan Penyakit
Beberapa hama yang sering menyerang pohon durian antara lain ulat, kutu putih, penggerek batang, dan penggerek buah.
Sementara itu, penyakit yang umum ditemukan adalah busuk akar, jamur, dan kanker batang.
Pemeriksaan rutin perlu dilakukan agar serangan dapat segera ditangani menggunakan pestisida atau fungisida sesuai dosis yang dianjurkan. Penggunaan pestisida nabati juga dapat menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan.
8. Berikan Zat Perangsang Buah Bila Diperlukan
Pada pohon yang telah memasuki usia produktif tetapi belum kunjung berbunga, petani dapat menggunakan zat pengatur tumbuh atau perangsang pembungaan sesuai petunjuk penggunaan.
Namun, cara ini sebaiknya menjadi pilihan terakhir setelah seluruh kebutuhan nutrisi dan kondisi lingkungan tanaman terpenuhi.
9. Hindari Pemupukan Nitrogen Berlebihan
Pemberian pupuk yang terlalu tinggi kandungan nitrogen memang dapat mempercepat pertumbuhan daun dan batang. Akan tetapi, kondisi tersebut justru dapat menghambat pembentukan bunga.
Oleh karena itu, keseimbangan unsur hara menjadi kunci utama agar pohon durian cepat memasuki fase generatif.
10. Lakukan Perawatan Secara Konsisten
Merawat pohon durian tidak dapat dilakukan secara instan. Konsistensi dalam penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pengendalian hama akan memberikan hasil yang lebih maksimal.
Dengan perawatan yang tepat, pohon durian mampu menghasilkan buah lebih cepat, berkualitas, serta memiliki produktivitas tinggi setiap musim panen.
Tips Agar Pohon Durian Cepat Berbuah
- Gunakan bibit hasil okulasi atau sambung pucuk.
- Berikan pupuk organik dan NPK secara rutin.
- Kurangi penyiraman saat menjelang pembungaan.
- Pangkas cabang yang tidak produktif.
- Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup.
- Kendalikan hama dan penyakit sejak dini.
- Hindari pemberian pupuk nitrogen secara berlebihan.
Perawatan yang tepat sejak awal menjadi investasi penting bagi petani maupun penghobi durian. Selain mempercepat masa berbuah, kualitas buah yang dihasilkan juga akan lebih baik, memiliki ukuran yang optimal, rasa manis, dan daging buah yang tebal.












