Ekbis

Tembus Omzet Ratusan Juta:Motif Krasak Bawa Batik Jetis Melaju ke Pasar Nasional

Penulis: Dicky Dea Editor: Ayn
×

Tembus Omzet Ratusan Juta:Motif Krasak Bawa Batik Jetis Melaju ke Pasar Nasional

Sebarkan artikel ini
Batik Jetis Sidoarjo yang makin diminati.
Example 468x60

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Produk industri kreatif kebanggaan Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi gemilang di pasar nasional. Kampung Wisata Batik Jetis Sidoarjo mencatatkan lonjakan nilai transaksi yang sangat signifikan memasuki awal Oktober 2026. Para pelaku usaha dan perajin batik lokal di kawasan legendaris tersebut sukses melakukan lompatan besar dengan mengombinasikan seni pewarnaan alam tradisional yang ramah lingkungan dengan strategi pemasaran digital terintegrasi lewat berbagai platform e-commerce.

​Inovasi ini terbukti ampuh memikat hati para pencinta kain nusantara. Keunikan visual motif “Krasak” dan “Burung Merak” yang menjadi pakem khas kelokalan Sidoarjo kini ramai diburu dan menjadi rebutan para kolektor kain dari berbagai penjuru tanah air, termasuk pesanan massal dari luar Pulau Jawa. Langkah transformasi digital dari akar rumput ini tidak hanya berhasil mendongkrak omzet hingga ratusan juta rupiah, melainkan juga menyelamatkan warisan budaya lokal agar tetap eksis dan berdaya saing tinggi di era modern.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

​Ketua Paguyuban Perajin Batik Jetis Sidoarjo, H. Zainal Afandi, mengungkapkan kegembiraannya atas pemulihan ekonomi para perajin setelah sempat lesu akibat ketergantungan pada metode penjualan konvensional.

​”Penerapan digitalisasi pasar dan pembuatan konten kreatif di media sosial terbukti menjadi kunci utama kebangkitan kami. Sekarang, keunikan perpaduan warna berani khas Madura-Sidoarjo dan keanggunan motif Krasak asli Jetis bisa langsung dilirik oleh pembeli dari Jakarta, Sumatra, hingga Kalimantan tanpa mereka harus datang ke gerai fisik. Lonjakan pesanan di awal bulan ini sangat luar biasa, rata-rata omzet kelompok perajin naik tajam hingga ratusan juta rupiah. Ini membuat para perajin tua dan muda di Kampung Jetis kembali bersemangat memproduksi kain premium,” urai Zainal Afandi, Senin (5/10).

Baca Juga  Akselerasi Swasembada Energi: Jatim Siap Jadi Penggerak Utama Mandatori Biodiesel B50 Nasional

​Sinergi pertumbuhan ekonomi kreatif ini mendapat respons dan dukungan penuh dari pihak otoritas daerah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo, Dr Eni Rustianingsih, ST MT menegaskan komitmennya untuk terus mengawal keberlanjutan kluster batik Jetis agar naik kelas secara global.

​”Kami dari Disperindag Sidoarjo sangat mengapresiasi kemandirian dan inovasi digital yang dilakukan oleh paguyuban perajin Batik Jetis. Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk mengimbangi momentum ini dengan memperkuat program bantuan promosi digital berkelanjutan serta memfasilitasi keikutsertaan kluster batik daerah di ajang pameran nasional maupun internasional. Kami ingin memastikan rantai pasok material bahan baku malam dan kain tetap stabil agar produktivitas perajin tidak terhambat di tengah tingginya permintaan pasar luar kota,” tegas Eni Rustianingsih.

​Melalui kolaborasi antara pelestarian budaya dan pemanfaatan teknologi digital, Kampung Batik Jetis kini semakin kokoh menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu pusat sentra batik unggulan di Indonesia.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Jakarta, Jatim Mandiri Memperingati HUT ke-28, Bank Mandiri memperkuat kontribusi sosial melalui program TJSL Mandiri untuk Negeri dengan menyalurkan santunan,…

Ekbis

Kediri, Jatimmandiri.id – Bandara Internasional Dhoho Kediri memasuki babak baru. PT Surya Dhoho Investama (SDHI) resmi mengelola dan mengoperasikan bandara…

Ekbis

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Peringatan Hari Batik Nasional di favehotel Sidoarjo berlangsung berbeda. Para tamu tidak sekadar diajak mengenakan batik, tetapi…