Metropolitan

SPMB Surabaya 2026: Jalur Prestasi SMPN Dibuka 35 Persen, Ini Skema Penilaiannya

×

SPMB Surabaya 2026: Jalur Prestasi SMPN Dibuka 35 Persen, Ini Skema Penilaiannya

Sebarkan artikel ini
Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa penilaian jalur prestasi non-akademik dibedakan antara kompetisi berjenjang dan turnamen terbuka (open tournament).
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memaparkan mekanisme penilaian jalur prestasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SMP Negeri (SMPN).

Tahun ini, jalur prestasi memperoleh kuota sebesar 35 persen yang terbagi dalam tiga kategori, yakni prestasi akademik, perlombaan dan pertandingan, serta penghafal kitab suci.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa penilaian jalur prestasi non-akademik dibedakan antara kompetisi berjenjang dan turnamen terbuka (open tournament).

Kompetisi berjenjang yang diselenggarakan pemerintah dinilai memiliki bobot lebih tinggi karena melalui tahapan seleksi dari tingkat kecamatan hingga nasional.

Menurutnya, sistem berjenjang memberikan nilai lebih karena peserta harus lolos dari seleksi berlapis, berbeda dengan open tournament yang tidak melalui proses seleksi berjenjang.

Ia merinci, dari total 35 persen kuota jalur prestasi, sebanyak 20 persen dialokasikan untuk prestasi akademik, 12 persen untuk perlombaan dan pertandingan, serta 3 persen untuk kategori penghafal kitab suci.

Pada jalur prestasi akademik, Dispendik Surabaya menerapkan skema baru dengan menggabungkan nilai rapor dan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Jika sebelumnya hanya mengacu pada nilai rapor, kini komposisinya berubah menjadi 60 persen nilai rapor dan 40 persen hasil TKA.

Febri menyebutkan, hasil TKA dijadwalkan diumumkan pada 26 Mei 2026. Dengan demikian, calon peserta didik dapat mulai menghitung peluang masuk melalui jalur prestasi akademik secara lebih terukur.

Selain itu, proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada calon murid.

Jalur perlombaan dan penghafal kitab suci akan dibuka lebih awal, sehingga peserta yang belum berhasil masih memiliki peluang mengikuti jalur prestasi akademik.

“Skema ini memberikan kesempatan bagi siswa yang belum lolos di jalur perlombaan agar tetap bisa bersaing melalui jalur akademik,” jelasnya.

Baca Juga  RSUD Ngimbang Tambah Tiga Layanan Baru, Tingkatkan Akses Kesehatan Warga Lamongan Selatan

Adapun jadwal pelaksanaan SPMB jalur prestasi kategori perlombaan, baik akademik maupun non-akademik, dimulai dari tahap verifikasi pada 21 April hingga 15 Juni 2026. Pendaftaran dibuka pada 27–29 Juni, dengan pengumuman hasil pada 30 Juni 2026.

Sementara untuk kategori penghafal kitab suci, tahapan verifikasi berlangsung pada periode yang sama, dengan jadwal pendaftaran dan pengumuman identik.

Sedangkan jalur prestasi akademik dibuka pada 1–3 Juli 2026, setelah proses verifikasi pada 20 April hingga 15 Juni, dan hasil seleksi diumumkan pada 4 Juli 2026.

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat untuk mengakses informasi resmi terkait SPMB 2026/2027 melalui laman resmi yang telah disediakan, guna memastikan proses pendaftaran berjalan sesuai ketentuan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *