Yogyakarta, Jatimmandiri.id, – Kebahagiaan yang menyelimuti pernikahan putra sulung Soimah Pancawati ternyata sempat diwarnai insiden tak terduga. Di tengah rangkaian pesta yang berlangsung meriah, Soimah mengaku kehilangan salah satu perhiasan kesayangannya berupa cincin. Meski sempat merasa kecewa, artis sekaligus penyanyi asal Kabupaten Pati itu memilih untuk legawa karena seluruh prosesi pernikahan sang putra berjalan lancar sesuai harapan.
Pernikahan Aksa Uyun Dananjaya dengan Yosika Ayumi sendiri digelar pada 8 Mei 2026 di Yogyakarta. Acara sakral tersebut menjadi perhatian publik setelah sejumlah momen unik dan penuh haru beredar luas di media sosial. Salah satunya adalah kedatangan Aksa menuju lokasi akad nikah dengan cara yang tak biasa.
Aksa diketahui datang dengan dibonceng ayahnya, Herwanda Pranoko, menggunakan motor sespan. Rombongan keluarga besar pun tampak mengiringi perjalanan menuju tempat akad dengan deretan motor klasik, menghadirkan suasana hangat sekaligus khas yang mencerminkan karakter keluarga mempelai.
Menjelang prosesi akad dimulai, Soimah bersama suaminya terlihat sibuk membantu merapikan busana pengantin putra mereka. Momen itu menjadi salah satu saat paling emosional bagi Soimah yang harus melepas putra pertamanya memasuki fase kehidupan baru sebagai seorang suami.
“Gemeter sebadan-badannya,” ucap Soimah menggambarkan perasaannya kala itu.
Prosesi ijab kabul berlangsung khidmat dengan ayah Yosika Ayumi yang secara langsung menikahkan putrinya dengan Aksa. Dalam akad tersebut, Aksa menyerahkan maskawin berupa uang tunai sebesar Rp852.026.
Nuansa haru semakin terasa ketika ayah Yosika tampak memegang pipi Aksa dan menepuk pelan menantunya sebagai simbol kasih sayang sekaligus penerimaan dalam keluarga. Di sisi lain, Soimah tak kuasa menahan air mata saat menyaksikan putra sulungnya resmi membangun rumah tangga.
Di balik momen bahagia itu, kisah perjalanan cinta Aksa dan Yosika juga turut mencuri perhatian. Hubungan keduanya telah terjalin sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas, tepatnya sejak 12 Desember 2020.
Setelah lebih dari lima tahun menjalin hubungan, pasangan tersebut akhirnya memutuskan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Pernikahan mereka pun dikemas dengan nuansa budaya Jawa yang kental dan dihadiri sejumlah tokoh penting serta artis papan atas Indonesia.
Rangkaian acara pernikahan tidak berhenti pada prosesi akad nikah. Keesokan harinya, tepat pada 9 Mei 2026, digelar acara ngunduh mantu di Pendopo Tulungo, Bantul, Yogyakarta. Setelah seluruh prosesi adat selesai, keluarga mempelai melanjutkan perayaan dengan after party yang dikemas lebih santai sebagai hiburan bagi para tamu undangan.
Namun, justru pada momen after party tersebut Soimah menyadari bahwa cincin yang dikenakannya telah hilang. Sebelumnya, ibu dua anak itu mengaku memakai satu set perhiasan yang terdiri atas anting, kalung, dan cincin.
Menurut penuturannya, cincin tersebut terlepas tanpa disadari di tengah suasana pesta yang ramai dipadati para tamu.
“Kemarin aku pakai satu set, ilang cincinku kemarin di kawinan (Aksa dan Yosika),” cerita Soimah, di salah satu media.
“Pas udah mulai after party itu ilang cincinnya, copot,” lanjutnya.
Soimah menjelaskan bahwa padatnya aktivitas serta banyaknya tamu yang hadir membuat dirinya baru menyadari kehilangan tersebut setelah beberapa waktu. Kendati demikian, ia memilih untuk tidak larut dalam kesedihan.
Dalam menyikapi kronologi kehilangan perhiasan itu, Soimah menunjukkan sikap ikhlas. Baginya, kelancaran seluruh rangkaian pernikahan Aksa dan Yosika jauh lebih berharga dibandingkan rasa kecewa akibat kehilangan cincin.
“Tapi ya nggak papa, yang namanya kondisi kayak gitu kan rame. Yaudah itu buat mahar pendopo aja,” ujar Soimah.
Ia pun menegaskan bahwa kebahagiaan terbesar yang dirasakannya adalah melihat seluruh acara berlangsung sukses tanpa hambatan.
“Yang penting semuanya sukses, lancar, itu aja aku udah seneng banget,” pungkasnya. (*)












