Jatim

Rekor! Serapan Beras BULOG Tembus 4,11 Juta Ton

Penulis: Hari AgungEditor: Alif Bintang
×

Rekor! Serapan Beras BULOG Tembus 4,11 Juta Ton

Sebarkan artikel ini
bulog
Example 468x60

Intisari Berita:

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id
  • Pengadaan beras PSO BULOG capai 4,11 juta ton (102,88%), torehkan rekor tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.
  • Capaian ini melampaui realisasi 2025 sebesar 3,19 juta ton dan memecahkan rekor bersejarah tahun 2012 silam (3,65 juta ton).
  • Jawa Timur sumbang hampir 25% pengadaan nasional dengan serapan 978.284 ton (110,68% target), perkokoh posisinya sebagai lumbung utama.

Jakarta, Jatimmandiri.id — Perum BULOG kembali mengukir tinta emas dalam peta perjalanan menjaga kedaulatan pangan nasional. Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan beras penugasan Public Service Obligation (PSO) resmi menembus angka fantastis 4.115.014 ton setara beras. Angka ini mencapai 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton, sekaligus menandai rekor pengadaan tertinggi sepanjang sejarah berdirinya BULOG sebelum tutup tahun anggaran 2026.

Pencapaian bersejarah melampaui 4 juta ton ini melesat jauh di atas realisasi pengadaan Tahun 2025 yang tercatat sebesar 3.191.969 ton setara beras, bahkan menumbangkan rekor legendaris yang bertahan selama lebih dari satu dekade sejak tahun 2012 silam sebesar 3,65 juta ton.

Komitmen Penyerapan Hasil Panen dan Ekosistem Hulu-Hilir

Lonjakan volume pengadaan ini mencerminkan komitmen penuh BUMN pangan tersebut dalam menyerap gabah dan beras langsung dari petani lokal. Langkah ini sekaligus memperkuat postur Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen maupun konsumen.

Sepanjang 2026, akselerasi serapan ditopang oleh penguatan jaringan pembelian di tingkat sentra produksi, kesiapan infrastruktur pergudangan dan sarana penyimpanan, hingga optimalisasi momentum panen raya yang bersinergi erat dengan kelompok tani dan mitra penggilingan.

Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, menegaskan bahwa pencapaian monumental ini adalah buah dari kerja kolektif yang tak kenal lelah di seluruh penjuru negeri.

Baca Juga  KKP Mulai Kembangkan Budi Daya Ikan di 40 Ribu Desa Tematik, Perkuat Swasembada Protein dan Ekspor

“Capaian lebih dari 4 juta ton setara beras yang memecahkan rekor capaian tertinggi sepanjang BULOG berdiri ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras, dedikasi, dan semangat seluruh insan BULOG di berbagai penjuru Indonesia yang terus bergerak, turun langsung ke lapangan, mendampingi petani, serta memastikan hasil panen dapat terserap dengan baik. Keberhasilan melampaui target ini menjadi bukti bahwa dengan kerja bersama, amanah Pemerintah dapat kita jalankan secara optimal,” tegas Ahmad Rizal, Jumat (9/10/2026).

Ahmad Rizal turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas institusi yang telah mengawal ketahanan pangan nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa, selanjutnya terima kasih juga atas kepercayaan Bapak Presiden kepada BULOG, serta dukungan Kemenko Pangan, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, TNI, pemerintah daerah, para petani, penyuluh, mitra kerja, dan seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan bersejarah ini. Capaian ini harus menjadi energi bagi BULOG untuk terus memberikan manfaat bagi petani, menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” imbuhnya.

Jawa Timur Sumbang Hampir 25 Persen Pasokan Nasional

Di balik gemilangnya angka nasional, Provinsi Jawa Timur tampil sebagai pilar terkuat penopang penyerapan. Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jatim, Langgeng Wisnu A., mengungkapkan bahwa realisasi penyerapan gabah/beras petani di wilayahnya telah menyentuh 978.284 ton setara beras.

Realisasi di Jawa Timur tersebut setara dengan 110,68 persen dari target penugasan wilayah yang dipatok perusahaan, sekaligus menyumbang hampir seperempat (25 persen) dari total penyerapan beras nasional 2026.

Performa impresif ini kian mengukuhkan posisi Jawa Timur sebagai lumbung pangan utama yang menjaga stabilitas pasokan serta ketersediaan beras di berbagai pulau di tanah air.

Baca Juga  Curi Traktor di Gudang DKP3, Dua Pelaku Ditangkap Polres Probolinggo Kota

Memperkokoh Tiga Pilar Ketahanan Pangan Nasional

Keberhasilan menembus target ini kian memperkokoh peran strategis BULOG dalam mengeksekusi tiga pilar ketahanan pangan nasional:

  • Ketersediaan Pangan: Memastikan pasokan beras melimpah dan merata di seluruh wilayah.
  • Keseimbangan dan Stabilisasi: Melindungi harga jual wajar di tingkat petani serta harga beli terjangkau di level konsumen.
  • Pengelolaan Cadangan Pemerintah: Mengamankan stok CBP yang kuat guna mitigasi bencana dan intervensi pasar.

Jaga Momentum Serapan Menuju Swasembada Pangan

Dengan capaian Jawa Timur yang telah melampaui target di angka 110,68 persen, BULOG menegaskan komitmennya untuk tidak mengendurkan ritme operasional hingga akhir 2026.

“Melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan operasional dari hulu hingga hilir, BULOG berkomitmen melanjutkan kontribusi dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan serta memastikan setiap hasil kerja petani menjadi bagian dari kekuatan pangan Indonesia,” tutup Langgeng.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *