Lumajang, Jatimmandiri.id – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang kembali mempertegas perannya sebagai mitra masyarakat melalui aksi nyata.
Pada Jumat, 5 Juni 2026, halaman Mapolres Lumajang dipenuhi semangat solidaritas dalam kegiatan bakti kesehatan berupa donor darah yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda seremonial tahunan. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menekankan bahwa aksi ini merupakan simbol kepedulian serta semangat berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
“Ini bagian dari wujud Polri Untuk Masyarakat, dimana Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui aksi-aksi kemanusiaan,” ujar Alex.
Sejak pagi, antusiasme terlihat jelas. Personel Polres Lumajang bahu-membahu bersama instansi lintas sektor, Bhayangkari, anggota Pramuka, hingga masyarakat umum untuk mendonorkan darahnya.
Sebelum proses pengambilan darah, setiap peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan ketat, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga kadar hemoglobin, guna memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.
Polres Lumajang menargetkan puluhan kantong darah terkumpul dalam aksi ini.
Nantinya, seluruh hasil donor akan disalurkan langsung melalui Palang Merah Indonesia (PMI) guna menopang kebutuhan stok darah di berbagai fasilitas kesehatan.
“Hasil donor kita salurkan ke PMI untuk membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya,” jelas Alex.
Ia menambahkan, tingginya kebutuhan darah di fasilitas kesehatan menjadi motivasi utama Polres Lumajang untuk terus menggalakkan aksi serupa.
Baginya, langkah ini bukan sekadar tugas, melainkan bentuk pengabdian nyata.
Ia meyakini bahwa setetes darah yang didonorkan memiliki makna besar dalam memberikan harapan hidup bagi pasien yang sedang berjuang melawan penyakit.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami jadikan sebagai sarana untuk meningkatkan kepedulian sosial serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat,” pungkas Alex.












