Malang, Jatim Mandiri
Kemarau panjang menjadi pemicu kebakaran lahan yang mengering. Kali ini terjadi di Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Beruntung kerja sama warga dan kepolisian kemudian menjadi solusi mencegah api meluas ke area sekitar.
Tak pelak, respons cepat petugas mendapat apresiasi warga karena dinilai membantu memberikan rasa aman saat menghadapi situasi darurat. Salah seorang warga, Muhammad Sulthoni, mengapresiasi langkah personel kepolisian yang mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak polisi dari Polsek Bululawang. Begitu dikabari ada kebakaran lahan, mereka langsung datang ke lokasi tanpa menunda-nunda. Dedikasi seperti ini yang membuat kami sebagai warga merasa aman dan diayomi,” ujar Muhammad Sulthoni, Minggu (11/10).
Di lokasi kejadian, petugas bersama warga berupaya melokalisasi titik api menggunakan peralatan yang tersedia agar kebakaran tidak meluas. Namun, informasi mengenai luas lahan yang terbakar, penyebab kebakaran, dan waktu kejadian belum dirinci.
Kapolres Malang AKBP Ruliyan Syauri disebut menegaskan komitmen jajarannya mendukung percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dukungan dilakukan melalui pengerahan personel untuk membantu tim gabungan dan melokalisasi titik api.
Upaya penanganan karhutla juga disebut berlangsung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), termasuk area Pos Jemplang. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai keterkaitan penanganan di kawasan tersebut dengan kebakaran di Desa Lumbangsari.
Kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kering dan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan kemunculan api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Pencegahan kebakaran membutuhkan keterlibatan petugas dan masyarakat untuk mengurangi risiko meluasnya api yang dapat mengancam lingkungan maupun permukiman. (*/ibn)












