Intisari Berita:
Guyub Sport FC sukses menyapu bersih gelar juara kategori KU-10 dan KU-12 pada Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Surabaya 2026.
Inisiasi PS Mitra Surabaya ini diikuti 30 tim usia dini dengan total 83 laga untuk mengasah jam bertanding sesuai standar FIFA.
Sertifikat turnamen berizin PSSI Surabaya dapat digunakan peserta kategori KU-12 untuk syarat pendaftaran Jalur Prestasi (Japres) jenjang SMP.
Surabaya, Jatimmandiri.id — Turnamen Progresif Piala Ketua DPRD Kota Surabaya 2026 untuk kelompok umur (KU)-10 dan KU-12 sukses digelar di Lapangan Poral, Lidah Wetan, Surabaya, Minggu (26/7/2026). Tim Guyub Sport FC tampil dominan dengan menyapu bersih trofi juara di kedua kategori kelompok umur tersebut.
Di partai final kategori KU-12, Guyub Sport FC mengunci kemenangan tipis 1-0 atas Farfaza FC lewat eksekusi penalti usai pelanggaran keras di kotak terlarang.
Penyelenggaraan turnamen usia dini yang digagas oleh PS Mitra Surabaya ini melangsungkan total 83 pertandingan (45 laga hari pertama dan 38 laga hari kedua) serta melibatkan 30 tim sekolah sepak bola (SSB).
Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, mengapresiasi tinggi konsistensi turnamen ini dalam membangun mentalitas serta mengasah jam bertanding pesepak bola muda di Kota Pahlawan.
“Para pemain usia dini seperti ini perlu banyak berkompetisi agar memiliki jam terbang. Dengan begitu kemampuan teknik maupun skill mereka akan semakin terasah. Harapannya, dari turnamen ini lahir pemain-pemain berbakat yang dapat mengharumkan nama Surabaya bahkan Indonesia di ajang internasional,” ujar Kaji Ipuk sapaan akrabnya.
Jam Bertanding Standar FIFA dan Akses Jalur Prestasi (Japres)
Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, menerangkan bahwa pemenuhan kuantitas pertandingan merupakan prasyarat penting pembinaan usia dini yang selaras dengan panduan standar federasi sepak bola dunia (FIFA).
keunggulan turnamen:
-
Sertifikasi Resmi PSSI Surabaya: Turnamen telah mengantongi rekomendasi resmi dari Asosiasi Kota (Askot) PSSI Surabaya.
-
Fasilitas Jalur Prestasi (Japres): Sertifikat kejuaraan kategori KU-12 dapat dimanfaatkan para peserta sebagai berkas pendaftaran Jalur Prestasi masuk jenjang SMP.
-
Pengembangan Jam Tanding: Menyediakan panggung laga kompetitif di luar skema liga reguler harian.
“Ke depan kami berharap pembinaan usia dini terus berjalan secara konsisten, tidak liar, dan seluruh prosesnya sesuai regulasi federasi sehingga mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas,” jelas Abdullah.
Kunci Kemenangan dan Evaluasi Pelatih
Pelatih Guyub Sport FC KU-12, Andi Achmad, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan anak asuhnya memboyong piala terletak pada kesiapan mental bertanding meski persiapan tim terbilang singkat.
“Kunci kemenangan kami adalah kesiapan anak-anak. Saya selalu bilang kepada mereka, siapa yang paling siap, dialah yang akan menjadi juara. Alhamdulillah anak-anak mampu membuktikannya,” kata Andi.
Sementara itu, Pelatih Farfaza FC KU-12, Muhammad Rahman Hadi, tetap bangga atas capaian anak asuhnya sebagai runner-up.
Menurutnya, kekalahan di partai puncak menjadi bagian dari proses edukasi dan pembelajaran berharga bagi tumbuh kembang mentalitas atlet muda.












