Paris, Jatimmandiri.id – Naomi Osaka mencatatkan pencapaian penting dalam kariernya di French Open 2026.
Juara Grand Slam empat kali itu berhasil melaju ke babak 16 besar Roland Garros untuk pertama kalinya setelah mengalahkan petenis muda Amerika Serikat, Iva Jovic, dalam pertandingan sengit, Sabtu (30/5/2026).
Osaka membutuhkan waktu hampir tiga jam untuk mengamankan kemenangan dengan skor 7-6 (7-5), 6-7 (3-7), dan 6-4. Pertandingan tersebut juga menjadi laga Grand Slam ke-100 dalam karier petenis asal Jepang tersebut.
Keberhasilan itu mengantarkan Osaka menghadapi tantangan berat di babak berikutnya, yakni melawan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka.
Sabalenka melangkah ke babak 16 besar setelah mengalahkan Daria Kasatkina dengan skor meyakinkan 6-0 dan 7-5. Kemenangan tersebut menjadi sapu bersih ketiga secara beruntun yang dibukukan Sabalenka di Roland Garros tahun ini.
Pertemuan Osaka dan Sabalenka diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak keempat. Osaka pernah mengalahkan Sabalenka pada pertemuan pertama mereka di tahun 2018 saat dalam perjalanan meraih gelar Grand Slam pertamanya di US Open.
Namun, dalam dua pertemuan terakhir, Sabalenka selalu keluar sebagai pemenang, termasuk saat keduanya bertemu di turnamen Madrid Open di lapangan tanah liat bulan lalu.
“Saya merasa bermain cukup baik saat di Madrid. Hanya saja performa saya menurun pada set kedua dan ketiga. Semoga kali ini saya bisa menjaga konsistensi dan tetap bermain agresif. Apa pun hasilnya nanti, saya siap menghadapinya,” ujar Osaka.
Penampilan Ikonik Naomi Osaka Kembali Mencuri Perhatian
Selain performanya di lapangan, Osaka kembali menjadi sorotan berkat penampilan modenya di Roland Garros.
Pada laga melawan Jovic, ia mengenakan gaun tenis berwarna emas berkilau yang dipadukan dengan jaket bomber metalik emas.
Penampilannya semakin mencolok dengan tambahan jubah panjang bernuansa emas kecokelatan yang menjuntai hingga menyentuh lapangan tanah liat Court Suzanne-Lenglen.
Sebelumnya, pada pertandingan pembuka, Osaka tampil dengan rok hitam seremonial dan atasan tanpa lengan berhias manik-manik sebelum memperlihatkan gaun emas yang terinspirasi dari kilauan Menara Eiffel pada malam hari.
“Setiap kali selalu ada kejutan,” kata Osaka mengenai pilihan busananya.
Menurutnya, tampil dengan pakaian tenis biasa justru terasa aneh saat ini. Ia mengaku ingin menikmati kembali setiap momen di lapangan setelah sempat mengalami masa-masa sulit dalam kariernya.
“Sekarang saya hanya ingin menikmati permainan dan membuat semuanya terasa menyenangkan,” ujarnya.
Osaka juga mengungkapkan bahwa seluruh konsep busana yang dikenakannya di French Open telah dipersiapkan sekitar satu setengah tahun sebelumnya dan melalui beberapa kali proses penyesuaian.
Sejumlah Unggulan Tersingkir
Di sektor putri, kejutan juga terjadi ketika unggulan keenam asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova, harus tersingkir setelah kalah dari petenis tuan rumah, Diane Parry, dengan skor 6-3, 4-6, dan 7-6 (10-3).
Parry mencatatkan prestasi langka setelah berhasil mencapai babak 16 besar meski sempat kalah 0-6 pada set pertama pertandingan pembukanya di turnamen ini.
Sementara itu, unggulan ke-19 asal Amerika Serikat, Madison Keys, berhasil melaju ke babak berikutnya usai mengalahkan unggulan kesembilan, Victoria Mboko, dengan skor 6-3, 5-7, dan 7-5.
Pada pertandingan lainnya, petenis Rusia, Diana Shnaider, mengalahkan petenis Ukraina, Oleksandra Oliynykova, dengan skor 7-5 dan 6-1.
French Open 2026 juga diwarnai cuaca panas dan lembap yang terus berlangsung selama sepekan terakhir.
Bahkan, dalam pertandingan Osaka melawan Jovic, seorang penonton dilaporkan harus dievakuasi menggunakan tandu setelah mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi cuaca.












