Lifestyle

Menkes Sebut Makan Sambil Main HP Lebih Buruk dari Makan Terburu-buru

×

Menkes Sebut Makan Sambil Main HP Lebih Buruk dari Makan Terburu-buru

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id, – Kebiasaan makan sambil menatap layar ponsel ternyata mendapat perhatian serius dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, perilaku yang kini semakin umum dilakukan masyarakat Indonesia itu merupakan pola makan paling buruk dibandingkan kebiasaan makan lainnya karena dapat menghilangkan fokus seseorang terhadap makanan yang sedang dikonsumsi.

Dalam penilaiannya terhadap sejumlah kebiasaan makan yang sering ditemui di kehidupan sehari-hari, Budi bahkan memberikan skor paling rendah untuk aktivitas makan sambil menonton atau bermain handphone. Dari skala 1 hingga 10, kebiasaan tersebut hanya memperoleh nilai 0 karena dinilai bertentangan dengan prinsip makan yang sehat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Penilaian itu disampaikan Budi melalui unggahan di media sosial pribadinya saat membahas lima pola makan yang kerap dilakukan masyarakat. Ia menekankan bahwa makan seharusnya dilakukan dengan penuh kesadaran atau mindful eating agar tubuh dapat merespons proses makan dengan lebih baik.

Menurut Budi, perhatian seseorang tidak boleh terpecah saat sedang makan. Ketika fokus berpindah ke layar ponsel atau tontonan digital, seseorang tidak lagi menikmati dan memperhatikan makanan yang sedang dikonsumsi.

“Makan sambil nonton YouTube 0/10. Makan itu ada yang namanya mindful eating. Jadi kalau makan tuh harus konsentrasi makan. Jangan dibiasain Ibu-ibu terutama kalau anak-anaknya makan sambil suruh nonton YouTube. Harusnya kalau makan ya fokus aja kita ke proses makan tersebut,” kata Budi, dikutip Kamis (4/6/2026).

Ia juga menyoroti kebiasaan orang tua yang kerap memberikan tontonan melalui handphone agar anak lebih mudah makan. Menurutnya, cara tersebut tidak tepat karena dapat membentuk pola makan yang kurang sehat sejak usia dini.

Selain kebiasaan makan sambil bermain ponsel, Budi juga menilai aktivitas makan sambil rapat sebagai kebiasaan yang kurang baik. Pola makan tersebut memperoleh skor 2 dari 10 karena perhatian seseorang terbagi antara pekerjaan dan aktivitas makan.

Baca Juga  Yenny Wahid Nahkodai KOWANI dengan Agenda Transformasi dan Pemberdayaan Perempuan

“Jadi kita enggak fokus ke makannya. Kadang-kadang kita makan, kadang-kadang kita meeting,” ujar dia.

Kebiasaan lain yang juga mendapat penilaian rendah adalah makan secara terburu-buru. Menurut Budi, cara makan seperti ini tidak ideal karena makanan seharusnya dikunyah dengan baik sebelum ditelan. Oleh karena itu, ia memberikan nilai 3 dari 10 untuk kebiasaan makan cepat.

“Makan buru-buru, waktu kita SD diajarin bahwa kalau ngunyah harus 32 kali sebelum telat. Gimana coba bisa telat?,” ucap dia.

Di sisi lain, Budi menilai makan menggunakan tangan masih termasuk kebiasaan yang cukup baik selama kebersihan tetap dijaga. Cara makan ini memperoleh skor 7 dari 10 karena dinilai nyaman dan dapat dilakukan dengan aman apabila tangan dicuci terlebih dahulu sebelum menyentuh makanan.

“Makan pakai tangan 7/10. Enak benar ya makan pakai tangan karena lekoh, tapi syaratnya harus cuci tangan yang bersih sebelum makam,” katanya.

Sementara itu, nilai tertinggi diberikan kepada kebiasaan makan menggunakan sendok dan garpu. Menurut Budi, penggunaan alat makan membantu menjaga kebersihan sekaligus membuat seseorang lebih fokus terhadap makanan yang disantap.

Karena alasan tersebut, cara makan menggunakan sendok dan garpu memperoleh nilai sempurna, yakni 10 dari 10.

“Makan dengan sendok garpu. Karena sudah bersih, langsung pakai alatnya dan kita jadi harus konsentrasi melihat sendoknya ngambil makanan apa,” tutur Budi.

Melalui penilaian tersebut, Menteri Kesehatan mengingatkan bahwa pola makan sehat tidak hanya ditentukan oleh kualitas dan jenis makanan yang dikonsumsi. Cara seseorang menikmati makanan juga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan makan yang baik. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih fokus saat makan dan menghindari berbagai aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian, termasuk bermain handphone atau menonton video.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *