Jatim

Kursi Pimpinan Kosong Menumpuk, Pemkab Nganjuk Siapkan Lelang Jabatan Terbuka

Penulis: Iskandar ZulkarnaenEditor: Alif Bintang
×

Kursi Pimpinan Kosong Menumpuk, Pemkab Nganjuk Siapkan Lelang Jabatan Terbuka

Sebarkan artikel ini
Marhaen Djumadi.
Example 468x60

Nganjuk, Jatimmandiri.id — Deretan kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk mengalami kekosongan.

Bertambahnya pejabat yang memasuki masa purna tugas membuat roda kepemimpinan di sejumlah instansi strategis sementara waktu harus dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pensiunnya Kepala Disporabudpar Kabupaten Nganjuk, Gunawan Widagdo, terhitung sejak 1 Oktober 2026, semakin memperpanjang daftar pos penting yang belum terisi pejabat definitif.

Saat ini, tercatat ada empat posisi kepala dinas dan satu direktur rumah sakit yang kosong. Meliputi Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar), Inspektorat Daerah, Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM), hingga Direktur RSUD Kertosono.

Kondisi ini diprediksi bakal terus bertambah. Dalam waktu dekat, Kepala DKPP Jusuf Satrio Wibowo dan Staf Ahli Mokhamad Yasin dijadwalkan pensiun per 1 November 2026, disusul Sekretaris Daerah (Sekda) Nganjuk Nur Solekan pada 1 Januari 2027.

Menyikapi dinamika birokrasi ini, Pemkab Nganjuk bergerak cepat dengan merencanakan pengisian jabatan melalui mekanisme lelang terbuka yang diharapkan bisa dimulai menjelang akhir tahun.

Bupati Nganjuk Marhen Djumadi memastikan bahwa proses penataan dan seleksi calon pejabat definitif yang profesional tengah dimatangkan oleh pemerintah daerah.

“Benar, saat ini ada beberapa jabatan kepala OPD yang belum terisi. Kami sedang menyusun proses penilaian dan pemilihan calon yang memenuhi syarat profesional,” ujar Bupati Marhen, Selasa (20/10/2026).

Meski diwarnai gelombang kekosongan jabatan, Bupati memastikan roda birokrasi dan kualitas pelayanan publik tidak terganggu.

Untuk menjaga efektivitas kerja, penugasan sementara telah diserahkan kepada para pelaksana tugas dari internal masing-masing instansi.

“Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk mempercepat proses seleksi agar seluruh posisi strategis tersebut segera terisi oleh figur-figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan dedikasi tinggi terhadap kemajuan daerah,” tuntas Marhaen.

Baca Juga  Sinergi Pestani Nyawiji, Pemkab Nganjuk Wujudkan Petani Bawang Mandiri & Berdaya Saing
Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *