Ekbis

Kinerja Solid, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara

×

Kinerja Solid, BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama BRI Hery Gunardi. Kinerja BRI patut diteladani bagi bank plat merah yang lain.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id –  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memperkuat kontribusinya terhadap penerimaan negara. Sepanjang tiga bulan pertama 2026, total setoran konsolidasian BRI mencapai Rp19,1 triliun, terdiri atas pembayaran pajak Rp8,1 triliun dan dividen tahun berjalan Rp11 triliun.

Capaian tersebut menegaskan posisi BRI sebagai salah satu kontributor pajak terbesar dari sektor keuangan. Bertepatan dengan peringatan Hari Pajak Nasional setiap 14 Juli, BRI yang berada di bawah supervisi Danantara kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi negara.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kontribusi BRI tercatat konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, perseroan menyetor Rp50,5 triliun kepada negara, terdiri atas pajak Rp27,3 triliun dan dividen Rp23,2 triliun. Setahun kemudian, nilainya meningkat menjadi Rp57,6 triliun, yakni pajak Rp31,9 triliun dan dividen Rp25,7 triliun.

Pada 2025, setoran BRI mencapai Rp55,8 triliun, terdiri atas pajak Rp28,1 triliun dan dividen Rp27,7 triliun. Pembayaran pajak tersebut mencakup Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga Pajak Daerah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pembangunan nasional. Langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Badan Pengaturan BUMN dan Danantara Indonesia dalam mendorong penciptaan nilai tambah secara berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Kinerja Bisnis Tetap Solid

Besarnya kontribusi kepada negara ditopang kinerja bisnis BRI yang tetap tumbuh. Hingga Kuartal I 2026, BRI Group membukukan laba bersih Rp15,5 triliun di tengah tekanan ekonomi global.

Total aset tumbuh 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun. Kredit dan pembiayaan meningkat 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik 9,4 persen menjadi Rp1.555,1 triliun.

Baca Juga  Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite, Siapkan Penguatan Distribusi Jika Permintaan Naik

Dari jumlah tersebut, CASA konsolidasian mencapai Rp1.058,6 triliun atau 68,07 persen dari total DPK, meningkat dibandingkan Kuartal I 2025 yang sebesar 65,77 persen.

“Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat bahwa penciptaan nilai (value creation) BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara,” tambah Hery.

Dengan fundamental bisnis yang tetap terjaga, BRI berkomitmen melanjutkan kontribusinya terhadap penerimaan negara sekaligus mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *