Probolinggo, Jatimmandiri.id – Bantuan sosial bagi keluarga yang memiliki anggota Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Probolinggo mulai diarahkan untuk membangun kemandirian ekonomi. Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kabupaten Probolinggo menyalurkan sarana usaha produktif kepada 15 penerima manfaat di tujuh kecamatan sepanjang 2026.
Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga membuka kesempatan bagi penerima manfaat dan keluarganya mengembangkan kegiatan ekonomi sesuai kemampuan serta potensi yang dimiliki.
Wakil Ketua I KKKS Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada penerima manfaat di Kecamatan Tiris, Leces, Kuripan, Tongas, Paiton, Pajarakan, dan Pakuniran.
“Pemberian bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian KKKS kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan sekaligus bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang inklusif,” kata Ning Umi Hani’ah dalam keterangannya di Probolinggo, Rabu.
Menurut dia, dukungan terhadap keluarga ODGJ perlu mencakup aspek yang lebih luas. Selain perhatian sosial, keluarga juga membutuhkan kesempatan untuk membangun ketahanan ekonomi agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara lebih mandiri.
Karena itu, bantuan sarana usaha produktif ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan. Bantuan diharapkan dapat mendukung proses pemulihan dan kemandirian ODGJ sekaligus memperkuat kemampuan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup.
“Saya berharap penerima manfaat bersama keluarganya mampu mengembangkan bantuan tersebut menjadi kegiatan ekonomi yang produktif, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidupnya,” katanya.
Ning Umi Hani’ah juga meminta bantuan yang telah diterima tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Sarana usaha tersebut perlu dikelola secara optimal agar berkembang menjadi sumber penghasilan bagi keluarga.
Pengelolaan yang baik, lanjut dia, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan kebutuhan hidup sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen KKKS Kabupaten Probolinggo dalam memberikan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendorong terbentuknya lingkungan sosial yang inklusif.
“Bantuan sarana usaha produktif diharapkan dapat memperkuat kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan sekaligus membuka ruang bagi kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Melalui program ini, pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu pendekatan dalam pendampingan keluarga ODGJ. Bantuan tidak hanya diarahkan untuk meringankan beban, tetapi juga membuka peluang agar keluarga dapat memiliki aktivitas ekonomi produktif dan meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.












