Malang, Jatim Mandiri
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang merambat ke Singosari dan Lawang, Kabupaten Malang. Seiring 57 titik panas terpantau hingga Selasa siang (20/10), tim gabungan mengintensifkan pemadaman melalui jalur darat untuk mencegah api meluas.
Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan, sekitar 70 titik api terpantau di kawasan Arjuno-Welirang pada Selasa pagi, turun dari lebih 100 titik sehari sebelumnya.
Di Kabupaten Malang, titik kebakaran berada di Desa Toyomarto, Singosari, serta sabana dan Bukit Lincing, Desa Wonorejo, Lawang,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.
Petugas melakukan pemadaman manual, membuat sekat bakar, menimbun bara, dan memotong pohon tumbang. Posko penanganan disiagakan di jalur pendakian Lawang dan Budugasu, serta penanganan diperluas melalui Desa Tawangargo, Karangploso.
“Kendala, kondisi lokasi yang curam hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk sampai di titik pemadaman,” beber Sadono.
Personel BPBD, Polhut, Manggala Agni, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat terlibat dalam penanganan. Hingga Selasa pukul 12.00 WIB, tidak ada korban jiwa. Luas lahan terbakar masih didata, sementara pemadaman terus dilakukan. (*/ibn)












