Jatim

Gus Fawait Sosialisasikan Peta Cinta, Urus Adminduk Kini Cukup di Kecamatan

×

Gus Fawait Sosialisasikan Peta Cinta, Urus Adminduk Kini Cukup di Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta, Ketua DPRD Jember H. Ahmad Halim, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Example 468x60

Jember, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali melanjutkan rangkaian Program Bunga Desaku pada Senin (20/7).

Kali ini, kegiatan dipusatkan di Kecamatan Pakusari dengan melibatkan Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait), Ketua TP PKK Kabupaten Jember Ning Ghyta, Ketua DPRD Jember H. Ahmad Halim, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat adalah Sholawat Kampoeng yang digelar di Desa Sumber Pinang. Kegiatan tersebut dihadiri ratusan guru ngaji, pengurus paguyuban sholawat, kepala desa se-Kecamatan Pakusari, serta masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, Gus Fawait menyampaikan bahwa pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Jember kini semakin mudah dan cepat melalui inovasi Program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak KTP di Kecamatan).

Melalui program tersebut, masyarakat tidak lagi harus datang ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) untuk mengurus sebagian besar dokumen kependudukan. Pelayanan kini dapat dilakukan langsung di kantor kecamatan.

Meski demikian, Gus Fawait menjelaskan bahwa dokumen yang berkaitan dengan perubahan status hukum, seperti perceraian, tetap diproses di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Jember di Jalan Jawa karena memerlukan verifikasi dokumen resmi, seperti akta cerai dan berkas pendukung lainnya.

“Proses tersebut membutuhkan verifikasi dokumen otentik agar tidak terjadi penyalahgunaan atau manipulasi data,” jelas Gus Fawait.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawasi kualitas pelayanan publik. Menurutnya, warga tidak perlu ragu melaporkan apabila menemukan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan dokumen kependudukan.

“Kalau ada apa-apa, silakan melapor melalui kanal Wadul Gus’e,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dispendukcapil Kabupaten Jember, Bambang Saputro, menjelaskan bahwa Program Peta Cinta mulai diterapkan sejak 5 Januari 2026 sebagai upaya mendekatkan pelayanan administrasi kepada masyarakat.

Baca Juga  DPRD Surabaya Dukung Wali Kota Benahi Kinerja Camat dan Lurah, Yona: Pejabat Harus Responsif Layani Warga

Menurut Bambang, warga kini dapat mengurus berbagai dokumen kependudukan langsung di kantor kecamatan tanpa harus menempuh perjalanan ke kantor Dispendukcapil di pusat kota.

“Melalui program ini, masyarakat cukup datang ke kantor kecamatan masing-masing untuk mengurus dokumen kependudukan. Pelayanan menjadi lebih dekat, mudah, dan efisien,” ujarnya.

Ia menegaskan seluruh layanan administrasi kependudukan melalui Program Peta Cinta diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Selain pencetakan KTP elektronik, masyarakat juga dapat mengurus Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, hingga akta kematian di tingkat kecamatan.

“Kebijakan Bupati Jember telah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sekarang bukan hanya KTP yang dapat diurus di kecamatan, tetapi juga berbagai dokumen kependudukan lainnya melalui inovasi Peta Cinta,” katanya.

Bambang juga memastikan ketersediaan blangko KTP elektronik di Kabupaten Jember dalam kondisi aman. Saat ini, Dispendukcapil memiliki sekitar 6.200 keping blangko KTP elektronik yang siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski demikian, ia menambahkan terdapat sejumlah layanan administrasi yang tetap harus diproses di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Jember, khususnya dokumen yang berkaitan dengan perubahan status hukum dan hak waris.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Penyanyi Novia Bachmid dipastikan menjadi special guest dalam ajang Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 yang akan digelar pada 24–26 Juli…