Dalam Negeri

Geopark Ijen Masuk Tahap Revalidasi UNESCO

×

Geopark Ijen Masuk Tahap Revalidasi UNESCO

Sebarkan artikel ini
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menerima kunjungan Tim Asesor UGG, di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, jawa Timur. Minggu (2/8/2026) malam.
Example 468x60

Banyuwangi, Jatimmandiri.id – Tim asesor UNESCO Global Geopark (UGG) mulai melakukan revalidasi terhadap Geopark Ijen untuk menilai kelayakan kawasan tersebut mempertahankan statusnya sebagai bagian dari jaringan geopark dunia UNESCO. Proses evaluasi ini menjadi penilaian perdana sejak Geopark Ijen resmi menyandang predikat UNESCO Global Geopark pada 2023.

Ketua Badan Pengelola Geopark Ijen, Abdillah Baraas, mengatakan selama berada di Banyuwangi, tim asesor yang terdiri atas Dr. Andreas Schüller dari Jerman dan Qinling Zhongnanshan dari China akan meninjau sejumlah lokasi penting, termasuk Pusat Informasi Geologi dan Geopark Ijen (PIGGI). Mereka juga akan mempelajari koleksi geologi serta mendapatkan pemaparan mengenai kekayaan warisan geologi, mulai dari batuan, fosil, hingga warisan budaya yang menjadi bagian dari nilai universal Geopark Ijen.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Peninjauan di PIGGI menjadi bagian dari evaluasi aspek edukasi dan interpretasi dalam proses revalidasi,” kata Abdillah.

Menurut dia, proses revalidasi merupakan evaluasi menyeluruh yang wajib dijalani setiap empat tahun untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi, dan hasil evaluasi itu menentukan status Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perbaikan 2 tahun) atau Red Card (dicabut).

Tim asesor UGG, kata dia lagi, dijadwalkan mengunjungi sejumlah geosite di Banyuwangi, di antaranya Taman Nasional Alas Purwo, Teluk Biru, dan Teluk Pangpang.

Abdillah memaparkan revalidasi merupakan evaluasi berkala yang dilakukan UNESCO untuk memastikan pengelolaan kawasan geopark tetap memenuhi standar internasional, meliputi aspek konservasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat hingga pengembangan pariwisata berkelanjutan.

“Asesor juga akan mengunjungi Desa Kemiren (Banyuwangi) yang berada di kawasan Kawah Ijen dan Desa Wisata Wringin Putih untuk melihat praktik pemberdayaan masyarakat di kawasan mangrove,” kata Abdillah.

Dia menambahkan, selain mempertahankan status sebagai UNESCO Global Geopark, proses revalidasi juga menjadi kesempatan bagi pengelola dan pemerintah daerah untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga serta melestarikan warisan geologi dunia melalui pengelolaan yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat.

Baca Juga  Wukuf Berjalan Tertib, Anggota DPD RI Lia Istifhama Puji Sinergi Kemenhaj dan Pemerintah Arab Saudi

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menambahkan, Geopark Ijen telah menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark yang merupakan warisan dunia, maka telah menjadi tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilestarikan.

“Geopark Ijen ini bukan lagi hanya milik Banyuwangi, tetapi sudah menjadi milik dunia. Oleh karena itu, melalui revalidasi ini kami ingin memperlihatkan komitmen dan upaya terbaik dalam menjaga warisan dunia ini,” ujar Ipuk.

Tim asesor UNESCO Global Geopark akan melakukan rangkaian revalidasi Geopark Ijen di Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, selama lima hari, mulai Minggu (2/8) hingga Kamis (6/8) mendatang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Direktorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memulai pilot project integrasi sistem Coretax…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Surabaya Great Expo (SGE) 2026 resmi dibuka di Exhibition Hall Grand City, Surabaya, Rabu (5/8), sebagai ajang…

Berita

Mojokerto, Jatim Mandiri Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto menyelidiki laporan dugaan pelanggaran pengelolaan air…

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Polres Pasuruan menonjobkan anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan kasus seorang terduga pelaku judi online…

Berita

Probolinggo, Jatim Mandiri Pemerintah Kota Probolinggo memperkuat sinergi lintas sektor untuk mempercepat pengentasan kemiskinan melalui Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan…