Jatim

Gandrung Sewu Bersiap Tampil Malam Hari

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Gandrung Sewu Bersiap Tampil Malam Hari

Sebarkan artikel ini
Penari kolosal Gandrung Sewu latihan gabungan di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, Jawa Timur.
Example 468x60

Banyuwangi, Jatimmandiri.id – Ribuan penari kolosal Gandrung Sewu 2026 mulai menjalani latihan gabungan untuk mematangkan gerakan dan pola tari menjelang pementasan utama di Pantai Boom Marina Banyuwangi, 24 Oktober mendatang.

Latihan gabungan perdana berlangsung di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Sebelumnya, para penari berlatih secara terpisah di daerah masing-masing. Latihan bersama diperlukan untuk menyatukan gerak seluruh peserta agar tampil seragam saat pertunjukan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Ketua Pelatih Seniman dan Tari Banyuwangi Suko Prayitno mengatakan, tingkat penguasaan gerak para penari saat ini telah mencapai sekitar 75 persen. Menurut dia, peserta tahun ini relatif cepat beradaptasi dengan pola tari yang diberikan.

“Peserta Gandrung Sewu tahun ini sangat cepat adaptasi, mempelajari pola dan gerak tari sehingga kami juga tidak terlalu kesulitan saat mengarahkan,” ujarnya.

Gandrung Sewu 2026 melibatkan peserta dari sejumlah daerah di luar Banyuwangi. Mereka berasal dari Jakarta, Palembang, Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Bangkalan, Malang dan Blitar.

Suko mengatakan latihan gabungan akan dilakukan setiap akhir pekan hingga mendekati hari pementasan. Intensitas latihan tersebut ditujukan untuk memastikan seluruh penari semakin menguasai pola dan gerakan.

“Latihan gabungan ini akan kami gelar tiap akhir pekan untuk mematangkan penari,” katanya.

Ada perubahan penting pada penyelenggaraan Gandrung Sewu tahun ini. Untuk pertama kalinya, pertunjukan kolosal tersebut digelar pada malam hari. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan perubahan waktu ini akan menghadirkan pengalaman visual berbeda bagi penonton.

Pertunjukan akan diperkuat tata cahaya, gerak ribuan penari, atraksi drone serta sejumlah pertunjukan pendukung.

“Setiap tahun kami berupaya menghadirkan sesuatu yang baru dalam agenda Gandrung Sewu, dan tahun ini untuk pertama kalinya kami hadirkan pada malam hari. Ini bukan sekadar perubahan waktu pelaksanaan, tetapi kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda kepada penonton dan wisatawan,” kata Ipuk.

Baca Juga  Lahan Tebu Dibakar, Pabrik Tisu PT Sun Paper di Ngoro Mojokerto Ikut Dilalap Api

Gandrung Sewu 2026 mendapat dukungan InJourney, holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata. Kolaborasi tersebut turut mendukung konsep baru pementasan dalam suasana malam.

Ipuk menegaskan perubahan konsep tidak berarti menghilangkan akar tradisi Gandrung Sewu. Justru, inovasi diperlukan agar kesenian tradisional tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Tradisi tidak harus diam di tempat, tapi bisa terus bergerak, beradaptasi dan berkembang mengikuti zaman, tanpa kehilangan jati dirinya, dan esensi utama Gandrung Sewu tetap seni tari Gandrung itu sendiri, dengan gerak, irama, ekspresi dan nilai budaya yang diwariskan oleh para leluhur kami,” tuturnya.

Mengusung tema Kembang Dermo, rangkaian Gandrung Sewu 2026 dimulai 22 Oktober dengan penampilan Keroncong Banyuwangi dan Hadrah Kuntulan Caruk. Pada 23 Oktober digelar Musik Jalanan dan Gandrung Terob.

Puncak acara berlangsung 24 Oktober dengan Jaranan Show, Meras Gandrung, atraksi drone, pesta kembang api dan pementasan utama Gandrung Sewu di Pantai Boom Marina Banyuwangi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri KPK mendalami dugaan aliran setoran dari Kantor Pertanahan (Kantah) hingga tingkat pusat Kementerian ATR/BPN dalam perkara dugaan…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Anomali cuaca membuat banjir rob dan kekeringan terjadi bersamaan di sejumlah wilayah di Jatim. BMKG Maritim Tanjung…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Bupati Malang M. Sanusi mengharapkan Duta Pancasila dapat memperkuat karakter kebangsaan dan mendorong generasi muda menjadi teladan….

Berita

Malang, Jatim Mandiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak pramuka santri membangun kepedulian lingkungan melalui penanaman 1.000 pohon dalam rangkaian…