Surabaya, Jatimmandiri.id — Gelombang perpindahan kader politik di Kota Pahlawan kembali mencuat.
Achmad Hidayat, mantan Wakil Sekretaris PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya, secara resmi mengumumkan kepindahannya ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Keputusan besar ini diambil tepat di hari ulang tahunnya yang ke-33 pada Sabtu (10/10/2026).
Tak sendiri, langkah politik ini turut diikuti oleh Purwadi yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris PDIP Surabaya aktif, serta Arif Wirawan selaku mantan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Tambaksari.
Momentum penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI Surabaya milik Achmad Hidayat digelar dengan suasana santai di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Mayjend Sungkono.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan.
Menurut Achmad, warung kopi dipilih untuk merepresentasikan budaya cangkruk khas Arek Suroboyo yang lekat dengan tradisi berdiskusi dan bertukar pikiran demi mencari solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Tepat di hari ulang tahun saya ke-33 tahun, saya memutuskan bergabung ke PSI. Mengapa PSI, karena partai ini lebih demokratis, lebih Soekarnois, lebih solid, lebih merakyat, dan lebih Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Achmad, Minggu (11/10/2026).
Ia juga mengindikasikan bahwa langkahnya ini akan menjadi awal dari gelombang hijrah politik yang lebih besar.
Secara bertahap, ia menyebutkan bahwa kader-kader banteng dari tingkat kecamatan hingga kelurahan di Surabaya diprediksi akan turut merapat ke parpol berlambang gajah tersebut.
“Nantinya diikuti bergelombang kader-kader PDIP di 31 kecamatan dan 153 kelurahan,” tambahnya.
Menatap babak baru dalam perjalanan politiknya, Achmad menaruh harapan besar terhadap masa depan PSI.
Ia berharap, PSI dapat semakin kokoh sebagai wadah politik yang progresif, inklusif, dan benar-benar hadir di tengah denyut nadi kehidupan masyarakat Surabaya.












