BeritaBerita DaerahDaerahJatim

E-Bike Jatim Disebut Tembus Pasar Eropa

Editor: ibn
×

E-Bike Jatim Disebut Tembus Pasar Eropa

Sebarkan artikel ini
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau potensi manufaktur lokal dalam memperluas pasar global, termasuk sepeda listrik (e-bike) di PT. Insera Sena (Polygon), Sidoarjo, Senin (19/10). Foto: DICKY
Example 468x60

Sidoarjo, Jatim Mandiri – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meninjau pabrik sepeda PT. Insera Sena (Polygon) untuk mendorong ekspor, hilirisasi industri hijau, dan penguatan hubungan industri dengan pendidikan vokasi. Dalam kunjungan kerja itu, keduanya melihat potensi manufaktur lokal dalam memperluas pasar global, termasuk sepeda listrik atau e-bike, di Sidoarjo, Senin (19/10).

Gibran mengapresiasi inovasi teknologi yang dikembangkan produsen sepeda nasional tersebut. Ia mendorong penguatan integrasi antara industri manufaktur dan institusi pendidikan, khususnya sekolah menengah kejuruan (SMK).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Sinergi itu dinilai penting untuk menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan vokasi juga berpotensi memperkuat kemampuan produksi, inovasi, serta daya saing produk dalam negeri.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian ialah pengembangan kendaraan ramah lingkungan, termasuk sepeda listrik. Produk e-bike buatan Jatim dilaporkan telah menguasai hingga 70 persen pasar di Eropa, menunjukkan potensi industri daerah untuk bersaing di pasar internasional.

Gubernur Khofifah menyatakan kebanggaannya atas pencapaian PT Insera Sena yang membawa produk Indonesia ke pasar global. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan industri manufaktur Jatim menghasilkan produk berdaya saing internasional.

“Polygon adalah contoh nyata produk dalam negeri yang sukses memenangkan pasar mancanegara,” ungkap Khofifah.

Ia menilai peningkatan kapasitas produksi dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Dampak tersebut mencakup peluang kerja baru, peningkatan aktivitas industri, serta kontribusi terhadap perekonomian daerah.

“Kenaikan kapasitas produksi ini dipastikan mendatangkan multiplier effect bagi ekonomi Jawa Timur, mulai dari peningkatan pendapatan daerah hingga pembukaan lapangan kerja baru,” imbuhnya.

Pemerintah Provinsi Jatim berkomitmen memfasilitasi iklim investasi dan mendukung hilirisasi industri hijau. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur industri daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan nilai tambah produk manufaktur.

Baca Juga  PHK 6.154 Pekerja, Pemprov Dorong Dialog

Kunjungan ke pabrik Polygon juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah, industri, dan lembaga pendidikan. Kerja sama tersebut diharapkan membuka peluang bagi tenaga kerja terampil untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Penguatan industri sepeda dan kendaraan listrik menjadi salah satu peluang bagi Jatim untuk memperluas pasar ekspor. Dengan dukungan investasi, inovasi teknologi, dan pendidikan vokasi, produk manufaktur lokal diharapkan semakin mampu bersaing di pasar global. (dea/ibn)

 

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *