Mojokerto, Jatimmandiri.id – Suasana belajar di SMP Negeri 1 Pacet, Kabupaten Mojokerto mendadak diselimuti duka mendalam.
Seorang siswa kelas 8F berinisial NAA (13) dilaporkan meninggal dunia secara mendadak saat berada di dalam ruang kelas pada Sabtu (26/9/2026) pagi.
Peristiwa pilu yang menimpa remaja asal Dusun/Desa Kemiri, Kecamatan Pacet tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di lingkungan sekolah yang berlokasi di Desa Petak.
Kanitreskrim Polsek Pacet, Ipda Ali Askur, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sebelum mengembuskan napas terakhir, korban diketahui tengah beraktivitas seperti biasa di dalam kelas.
“Kejadian berawal saat korban sedang beristirahat sambil mengerjakan tugas di dalam kelas dengan posisi duduk di lantai bagian belakang,” kata Ali Askur, Minggu (27/9/2026).
Situasi tenang seketika berubah riuh ketika salah satu rekan sekelas melihat NAA tiba-tiba mengalami kejang.
Saksi mata pun bergegas melaporkan kondisi tersebut kepada wali kelas untuk meminta bantuan.
“Setelah diberitahu oleh saksi, kondisi korban sudah tidak sadarkan diri,” jelasnya.
Pihak sekolah langsung bergerak cepat membawa korban ke Rumah Sakit Sumberglagah, Kecamatan Pacet, agar segera mendapatkan penanganan medis darurat.
Namun sayang, nyawa pelajar berusia 13 tahun tersebut tidak tertolong.
Berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan dari pihak keluarga, NAA diketahui memiliki riwayat penyakit medis serius dan masih dalam perawatan rutin.
“Menurut keterangan orang tua korban, korban masih dalam proses pengobatan karena memiliki penyakit jantung,” tambahnya.
Menerima laporan kejadian tersebut, jajaran Polsek Pacet langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Mojokerto untuk melakukan identifikasi dan meminta keterangan para saksi.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk rekam medis dari rumah sakit serta obat-obatan yang dikonsumsi oleh korban.












