Hukrim

Curi Motor di Halaman Masjid Berujung Apes, Dua Pelaku Diringkus Warga

×

Curi Motor di Halaman Masjid Berujung Apes, Dua Pelaku Diringkus Warga

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
Example 468x60

Mojoketo, Jatimmandiri.id, – Suasana halaman Masjid Jami Ar-Rahmah Desa Bakalan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, yang semula hening karena salat Jumat, mendadak ramai oleh massa. Dua orang laki-laki kepergok mencuri motor jemaah.  Aksi tak terpuji yang terjadi pada Jumat (3/7/2026), berhasil digagalkan warga.

Namun, satu dari dua terduga pelaku berhasil diamankan warga, sementara seorang lainnya berhasil kabur.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kejadian itu terjadi ketika para jemaah tengah melaksanakan salat Jumat di dalam masjid. Kondisi area parkir yang lengang diduga dimanfaatkan para pelaku untuk menjalankan aksinya dengan membobol sepeda motor yang ditinggal pemiliknya beribadah.

Aksi kedua pelaku nyaris berhasil apabila tidak dipergoki oleh sejumlah anak-anak yang saat itu berada di luar masjid. Mereka melihat seorang pria menunjukkan gerak-gerik mencurigakan dan berusaha mencongkel kunci salah satu sepeda motor yang terparkir.

Melihat kejadian tersebut, anak-anak itu langsung berteriak “maling” berulang kali hingga suaranya terdengar oleh warga di sekitar masjid. Teriakan itu sontak memancing perhatian masyarakat dan membuat pelaku panik.

Sadar aksinya diketahui,  pelaku berusaha melarikan diri ke arah barat. Namun, upaya kabur tersebut tidak berlangsung lama. Sejumlah warga dan pemuda yang berada di sekitar lokasi langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya berhasil menghentikan salah seorang pelaku. Sementara rekannya berhasil meloloskan diri dan kini masih dalam pencarian.

Setelah salat Jumat usai, para jemaah yang keluar dari masjid mendapati salah satu pelaku telah diamankan warga. Kesal karena kendaraan milik jemaah hampir menjadi sasaran pencurian, emosi warga sempat memuncak hingga terjadi aksi massa terhadap terduga pelaku.

Beruntung, situasi segera dapat dikendalikan sehingga pelaku selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Marbot Masjid Jami Ar-Rahmah, Hariadi, membenarkan bahwa aksi pencurian tersebut pertama kali diketahui oleh anak-anak yang berada di luar masjid ketika salat Jumat sedang berlangsung.

Baca Juga  Sejarah Kerajaan Majapahit, Awal Berdiri hingga Masa Kejayaan

“Waktu salat Jumat ada pencuri motor itu, yang tahu itu anak-anak yang di luar. Kok ada orang nyongkel-nyongkel sepeda, akhirnya diteriaki,” ungkapnya, Senin (6/7/2026) siang.

Menurut Hariadi, teriakan tersebut membuat pelaku panik hingga berusaha melarikan diri. Namun, salah seorang pelaku akhirnya berhasil dihentikan warga.

“Waktu diteriaki maling-maling, pencuri itu lari ke arah barat, dan berhasil dihentikan sama anak-anak,” katanya.

Ia menuturkan, setelah pelaksanaan Salat Jumat selesai, warga yang mengetahui adanya pelaku yang telah diamankan langsung berdatangan ke lokasi.

“Setelah salat Jumat itu selesai, warga menghampiri maling tersebut lalu sempat di massa,” tuturnya.

Hariadi juga menyebut aksi pencurian itu dilakukan oleh dua orang. Namun, hanya satu pelaku yang berhasil diamankan, sedangkan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Malingnya dua orang, satu melarikan diri, yang satu ketangkap. Yang dicuri motor jemaah salat Jumat,” pungkasnya.

Usai diamankan warga, terduga pelaku kemudian diserahkan ke personel Polsek Gondang untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan penyelidikan guna memburu pelaku lain yang berhasil melarikan diri serta mengungkap peran masing-masing dalam aksi pencurian tersebut.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *