Ekbis

BRICS Kuatkan Mata Uang Lokal RI Perluas Kerja Sama

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

BRICS Kuatkan Mata Uang Lokal RI Perluas Kerja Sama

Sebarkan artikel ini
Gubernur BI Destry Damayanti dan Wamenkeu Juda Agung menghadiri Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS.
Example 468x60

Mumbai, Jatimmandiri.id –  Indonesia mulai menerjemahkan agenda penguatan kerja sama keuangan BRICS ke dalam langkah yang lebih konkret melalui percepatan transaksi menggunakan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran dengan negara mitra. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penguatan kerja sama finansial Indonesia dan India.

Langkah tersebut dibahas Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti saat bertemu Gubernur Reserve Bank of India (RBI) Sanjay Malhotra di sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral BRICS atau 2nd BRICS Finance Ministers and Central Bank Governors Meeting di Mumbai, India, 9-10 September 2026.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dalam pertemuan bilateral itu, kedua pihak membahas percepatan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) Indonesia-India, Local Currency Bilateral Swap Arrangement (LCBSA), serta konektivitas pembayaran melalui QR antarnegara.

Kerja sama tersebut dinilai menjadi salah satu cara menerjemahkan komitmen BRICS ke dalam konektivitas ekonomi dan keuangan yang lebih nyata dan memberikan manfaat bagi Indonesia maupun India.

Pada forum BRICS FMCBG, Indonesia diwakili Destry dan Wakil Menteri Keuangan RI Juda Agung. Pertemuan itu diikuti pimpinan bank sentral serta kementerian keuangan negara anggota BRICS, meliputi Indonesia, Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Mesir, UEA, Ethiopia, dan Iran.

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, negara-negara BRICS sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan keuangan sekaligus meningkatkan ketahanan menghadapi berbagai tantangan global.

Destry menilai penguatan resiliensi perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga stabilitas dan menciptakan sumber pertumbuhan baru, terutama ketika dunia menghadapi tensi geopolitik dan fragmentasi ekonomi.

“Indonesia melihat peluang strategis bagi BRICS untuk mengubah berbagai tantangan menjadi resiliensi bersama melalui penguatan kerja sama konkret. Termasuk transaksi mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara, dengan tetap memperhatikan tahapan pembangunan dan prioritas nasional masing-masing negara,” ujar Destry, dalam keterangan resmi, Minggu (13/9).

Baca Juga  BMKG Ingatkan Warga Waspada Hujan Lebat, Risiko Banjir dan Longsor Meningkat Saat Puncak Musim Hujan

Agenda pembahasan BRICS FMCBG mencakup sejumlah isu strategis. Selain penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara, negara anggota membahas penguatan resiliensi dan pertumbuhan, transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), ketahanan siber, serta keuangan berkelanjutan.

Kerja sama tersebut juga diarahkan pada penguatan arsitektur keuangan global. Negara-negara BRICS menilai reformasi tata kelola Dana Moneter Internasional (IMF) diperlukan untuk memperkuat suara dan representasi negara berkembang dalam sistem keuangan global.

Penguatan transaksi mata uang lokal menjadi salah satu bagian penting dari agenda tersebut. Bagi Indonesia, kerja sama bilateral dengan India melalui LCT, LCBSA, dan konektivitas pembayaran QR menjadi langkah konkret untuk memperluas manfaat integrasi ekonomi dan keuangan antarnegara.

Rangkaian pertemuan di Mumbai kemudian menghasilkan Pernyataan Bersama BRICS FMCBG Kedua. Dokumen tersebut mencerminkan komitmen negara-negara anggota untuk memperkuat kerja sama serta menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam perekonomian global.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Sidoarjo, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka layanan terpadu One Desk Stop Service di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, untuk…

Ekbis

Surabaya, Jatimmandiri.id – Perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya mulai diarahkan untuk memperkuat kemampuan mengelola keuangan…