Malang, Jatim Mandiri
Warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan yang terbungkus kain dalam kardus mi instan di tepi lapangan terbuka, Senin (19/10). Bayi itu segera dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), sementara polisi menelusuri identitas orang tua dan pihak yang diduga meninggalkannya.
Bayi itu ditemukan Hariyanto, 52, sekitar pukul 04.30 WIB setelah mendengar tangisan dari samping rumahnya di Jalan S. Supriadi Gang 9. Saat diperiksa, bayi perempuan tersebut berada dalam posisi telungkup di dalam kardus yang diletakkan di pinggir lapangan.
Hariyanto kemudian meminta bantuan warga sekitar. Mereka memberikan pakaian dan susu formula sebelum berkoordinasi dengan relawan ambulans untuk membawa bayi ke rumah sakit.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, membenarkan penemuan tersebut. Menurut informasi awal, kondisi bayi dilaporkan sehat dan stabil saat dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
“Begitu menerima laporan masyarakat, anggota Polsek Sukun segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan warga serta relawan ambulans. Prioritas utama kami adalah memastikan bayi mendapatkan pertolongan dan perawatan medis,” ujar Lukman seperti dikutip Times Indonesia.
Polisi melalui Unit Reskrim Polsek Sukun kini mengumpulkan keterangan untuk mengungkap asal-usul bayi. Petugas berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
Polisi juga merencanakan koordinasi dengan puskesmas, rumah sakit bersalin, dan Dinas Sosial Kota Malang guna mendukung penelusuran serta memastikan perlindungan bayi.
“Untuk usia bayi secara pasti masih belum diketahui. Saat ini, kami masih mengumpulkan keterangan dan menelusuri informasi di sekitar lokasi, termasuk berkoordinasi dengan warga, memeriksa rekaman CCTV untuk membantu mengungkap kejadian ini,” ujarnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui, motif dan identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi belum diketahui, saat ini masih dalam proses penelusuran,” pungkasnya.
Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan. (*/ibn)













