Jatim

Batik dan Wayang Memikat Generasi Muda di Edu Kampus School 2026, Ning Lia: Warisan Budaya Harus Jadi Kebanggaan

×

Batik dan Wayang Memikat Generasi Muda di Edu Kampus School 2026, Ning Lia: Warisan Budaya Harus Jadi Kebanggaan

Sebarkan artikel ini
Lia Istifhama mengunjungi salah satu stan acara Edu Kampus School 2026.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Di tengah arus globalisasi yang serba cepat, upaya membumikan budaya lokal kepada generasi muda terus digencarkan.

Gelaran Edu Kampus School 2026 di Jatim Expo Surabaya menjadi saksi bagaimana kekayaan tradisi Indonesia mendapat ruang istimewa di mata para pelajar dan mahasiswa.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Melalui stan desa wisata binaan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), pengunjung diajak menyelami identitas bangsa.

Tidak hanya sekadar nilai ekonomi, stan ini memamerkan sejarah, filosofi, hingga kearifan lokal yang sarat akan nilai luhur.

Sejak pameran dibuka, stan desa wisata menjadi destinasi favorit. Batik dan wayang hadir sebagai magnet utama yang mencuri perhatian generasi muda.

Antusiasme terlihat saat para pelajar mengamati detail motif batik serta mendalami koleksi wayang yang penuh makna.

Tak hanya melihat, pengunjung diberikan kesempatan edukatif untuk memahami proses pembuatan batik, dari tahap merancang motif hingga pewarnaan.

Sementara itu, koleksi wayang yang ditampilkan menyajikan narasi tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, dan nilai kehidupan yang diwariskan turun-temurun.

Partisipasi desa wisata di ajang ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan budaya Nusantara kepada kaum muda.

Anggota DPD RI asal Jatim, Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif KemenPANRB dalam mengenalkan potensi budaya lokal di tengah lingkungan akademisi.

“Melalui kegiatan seperti ini, pelajar dan mahasiswa tidak hanya memperoleh informasi pendidikan, tetapi juga memahami kekayaan budaya yang dimiliki daerahnya. Batik dan wayang harus menjadi kebanggaan generasi muda Indonesia,” ujar Lia, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurut Lia, pengenalan budaya sejak dini sangat krusial untuk menumbuhkan rasa memiliki.

Ia berharap generasi muda dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga sekaligus mempromosikan kekayaan Indonesia, baik di kancah nasional maupun internasional.

Baca Juga  Yadnya Kasada 2026, Kapolres Probolinggo Dikukuhkan sebagai Warga Kehormatan Suku Tengger

Lia menegaskan, pelestarian budaya tidak boleh berhenti pada seremoni semata, melainkan harus diintegrasikan ke dalam keseharian dan dunia pendidikan.

“Kita ingin generasi muda tidak hanya mengenal budaya daerahnya, tetapi juga bangga untuk memperkenalkannya kepada dunia. Karena budaya adalah identitas yang membedakan kita sebagai bangsa,” pungkas Lia.

Sinergi antara pendidikan dan budaya dalam Edu Kampus School 2026 ini menjadi bukti bahwa warisan leluhur dapat terus relevan dan hidup di tangan generasi penerus bangsa.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *