Surabaya, Jatimmandiri.id – CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, menyatakan dukungannya terhadap keputusan Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026 yang menetapkan semifinal dan final digelar di venue netral.
Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat demi menjaga asas keadilan bagi seluruh peserta turnamen.
Azrul mengungkapkan, keputusan itu telah dibahas dalam pertemuan bersama Ketua Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono usai pertandingan Persebaya melawan Port FC.
Dalam pertemuan tersebut, kata Azrul, Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya menyatakan kesiapan apabila dipercaya menjadi tuan rumah babak semifinal maupun final.
“Saya termasuk yang mendukung keputusan semifinal dan final digelar di tempat netral. Setelah pertandingan melawan Port FC, saya, Bang Ara, Mas Eri, dan Pak Sekdaprov berdiskusi cukup panjang. Bahkan Mas Eri dan Pak Sekda menyatakan siap apabila pertandingan digelar di Surabaya, terutama untuk partai final,” ujar Azrul.
Namun, Azrul mengaku justru menjadi salah satu pihak yang mengusulkan agar kedua pertandingan tersebut dilaksanakan di lokasi yang sama dan bersifat netral.
Menurutnya, pertimbangan tersebut bukan didasarkan pada tim yang lolos ke babak berikutnya, melainkan karena jadwal semifinal dan final yang sangat berdekatan.
“Dengan jadwal yang mepet, sebaiknya semifinal dan final digelar di tempat yang sama agar tidak ada tim yang dirugikan akibat perpindahan lokasi pertandingan,” katanya.
Azrul menilai seluruh pihak harus mengesampingkan kepentingan masing-masing demi kelancaran turnamen.
Ia mengingatkan bahwa Piala Presiden merupakan ajang pramusim sehingga aspek keselamatan, kesiapan tim, dan keadilan kompetisi harus menjadi prioritas.
“Jangan sampai muncul risiko yang sebenarnya tidak perlu dan justru berdampak terhadap persiapan tim menghadapi kompetisi resmi musim ini,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Azrul juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono yang dinilainya memberikan dukungan penuh terhadap persiapan Persebaya menyambut musim kompetisi.
Ia berharap Piala Presiden 2026 berlangsung kompetitif, menghibur, dan menjadi ajang pemanasan yang berkualitas bagi seluruh peserta.
“Semoga Piala Presiden berlangsung seru dan benar-benar menghibur. Bismillah Persebaya bisa meraih hasil terbaik,” pungkas Azrul.












