Jatim

Astra Bangun Amfiteater untuk Hidupkan Budaya Osing

Penulis: RedaksiEditor: Ayn
×

Astra Bangun Amfiteater untuk Hidupkan Budaya Osing

Sebarkan artikel ini
Peletakan batu pertama pembangunan amfiteater di Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur dilakukan secara simbolis oleh Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto (kanan) bersama Kepala Desa Kemiren, Mohammad Arifin.
Example 468x60

Banyuwangi, Jatimmandiri.id – Pelestarian budaya Osing di Desa Adat Kemiren, Banyuwangi, mendapat dukungan melalui pembangunan amfiteater berkapasitas 150 orang oleh PT Astra International Tbk. Fasilitas pertunjukan ini diharapkan memperluas ruang ekspresi seni tradisional sekaligus memperkuat daya tarik wisata dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.

Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolis pada 9 Oktober 2026 oleh Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, bersama Kepala Desa Kemiren Mohammad Arifin. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari program Desa Sejahtera Astra menjelang peringatan 70 tahun perusahaan pada 20 Februari 2027.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Amfiteater dirancang dengan panggung setengah lingkaran, dinding bata merah yang mengadaptasi bentuk atap rumah adat Osing, serta tribun bertingkat berbahan batu alam. Pepohonan di sekitarnya turut menunjang suasana pertunjukan seni dan budaya.

Fasilitas itu disiapkan sebagai ruang pementasan Tari Gandrung, Jaran Goyang, dan berbagai ekspresi budaya Osing lainnya.

“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami berupaya mendukung pengembangan potensi yang dimiliki setiap desa, termasuk kekayaan seni dan budaya lokal,” ujar Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang.

Bagi masyarakat Kemiren, amfiteater tersebut menjawab kebutuhan akan ruang representasi budaya yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Penggerak Desa Sejahtera Astra Kemiren, Mohammad Edy Saputro, mengatakan warga telah lama mengimpikan panggung untuk memperkenalkan identitas dan tradisi leluhur.

“Sejak dulu, kami masyarakat di Desa Kemiren memimpikan keberadaan amfiteater sebagai sarana untuk menyuarakan identitas, seni, dan tradisi leluhur kami,” kata pria yang akrab disapa Kang Edai itu.

Pengembangan Desa Sejahtera Astra Kemiren telah berjalan sejak 2024 dan menjangkau sekitar 300 warga melalui program kesehatan, pendidikan, lingkungan, serta kewirausahaan. Kegiatannya meliputi penguatan posyandu dan pendidikan anak usia dini (PAUD), pengelolaan sampah, pengembangan biogas, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Baca Juga  Senja Budaya 2026 Hidupkan Nostalgia di Tugu Pahlawan, Kuliner Tradisional dan Cangkrukan Jadi Daya Tarik

Program tersebut melibatkan 40 pelaku usaha kuliner, kerajinan, dan kopi, serta 40 anggota pokdarwis. Pengembangan layanan pariwisata turut mendorong peningkatan pendapatan anggota pokdarwis hingga 33 persen.

“Pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penghidupan dan membuka peluang usaha baru di tingkat desa,” ujar Boy Kelana Soebroto.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *