Jatim

Wajib untuk SD hingga SMA: Panduan Lengkap Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis MPLS Ramah 2026 Lewat SATUSEHAT

×

Wajib untuk SD hingga SMA: Panduan Lengkap Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis MPLS Ramah 2026 Lewat SATUSEHAT

Sebarkan artikel ini
MPLS ramah
Example 468x60

Intisari Berita:

  • Program Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 resmi mewajibkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA.

  • Proses pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) wajib dilakukan secara digital melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

  • Hasil pemeriksaan awal dari CKG ini akan digunakan pihak sekolah dan tenaga kesehatan untuk memantau kondisi gizi, indra, serta kesiapan fisik dan mental murid baru dalam belajar.

Surabaya, Jatimmandiri.id — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026 kini hadir dengan terobosan baru yang berfokus pada kesejahteraan peserta didik.

Pemerintah secara resmi meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai instrumen wajib bagi seluruh murid baru di semua jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK).

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Program ini diintegrasikan langsung guna mendukung kesehatan fisik serta mental murid sejak awal memasuki gerbang sekolah baru. Melalui sinergi kuat antara orang tua, pihak sekolah, dan tenaga kesehatan.

CKG diharapkan mampu memberikan pemantauan komprehensif agar setiap anak siap mengikuti proses pembelajaran dengan optimal.

Lebih dari itu, hasil riwayat pemeriksaan ini akan membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan sesuai dengan kebutuhan spesifik masing-masing murid.

MPLS Ramah: Mekanisme Pendaftaran Digital Melalui Aplikasi

Proses registrasi dan pendaftaran CKG 2026 tidak lagi menggunakan berkas fisik, melainkan dilakukan sepenuhnya secara digital melalui aplikasi resmi milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yakni SATUSEHAT Mobile.

Sistem pendaftaran ini dibagi menjadi dua mekanisme berdasarkan kemandirian usia peserta didik. Untuk jenjang Taman Kanak-kanak (TK), SD, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), proses pendaftaran wajib diwakili dan dilakukan oleh orang tua atau wali murid.

Baca Juga  Kemenkes Buka Pendaftaran Sandbox Kesehatan 2025, Dorong Inovasi Digital yang Aman dan Sesuai Regulasi

Sementara itu, bagi murid jenjang SMA dan SMK diberikan akses untuk melakukan pendaftaran secara mandiri.

Berdasarkan dokumen resmi yang diunggah melalui tautan https://s.id/PanduanCKG, berikut adalah langkah-langkah taktis dan cara mendaftar Cek Kesehatan Gratis untuk MPLS 2026:

1. Unduh dan Masuk ke SATUSEHAT Mobile

  • Instal aplikasi SATUSEHAT Mobile melalui Google Play Store (Android) atau App Store (iOS).

  • Masuk (login) menggunakan akun yang sudah ada, atau lakukan registrasi akun baru jika belum memilikinya.

2. Tambahkan Profil Anak ke Akun Orang Tua

  • Bagi orang tua yang mendaftarkan anaknya, buka menu Profil Tertaut.

  • Tambahkan data profil anak Anda, lalu klik simpan.

  • Pilih profil anak yang akan didaftarkan untuk mengikuti program Cek Kesehatan Gratis.

3. Pengisian Data dan Penerbitan Tiket Pemeriksaan

  • Buka menu Tiket Pemeriksaan pada aplikasi.

  • Lengkapi seluruh kolom identitas anak pada profil SATUSEHAT Mobile.

  • Pada kolom jenis pekerjaan, pastikan Anda memilih kategori Pelajar.

  • Tentukan lokasi fasilitas dengan memasukkan kecamatan tempat sekolah anak berada, serta pastikan nama kabupaten/kota sudah benar.

  • Pilih nama sekolah beserta jenjang pendidikan anak yang bersangkutan.

  • Isi seluruh data pendukung secara akurat, meliputi nomor BPJS Kesehatan, alamat domisili, golongan darah, riwayat penyakit, serta identitas lengkap orang tua atau wali.

4. Konfirmasi dan Penyimpanan Data

  • Tekan tombol Selanjutnya, lalu periksa kembali dengan teliti seluruh data yang telah diisi.

  • Centang bagian Formulir Persetujuan, kemudian klik tombol Simpan.

  • Setelah sistem berhasil memproses, tiket Cek Kesehatan Gratis Sekolah akan langsung muncul secara otomatis pada layar aplikasi.

5. Pengisian Skrining Kesehatan Mandiri

  • Pilih menu Isi Skrining yang tertera pada tiket yang telah diterbitkan.

  • Jawab seluruh pertanyaan skrining kesehatan mandiri yang tersedia hingga seluruh prosesnya selesai.

Baca Juga  Candi Joglo Semar Siapkan Gamelan Bali Jadi Magnet Baru Para Turis

Mengenal Apa Itu Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Alur Pelaksanaannya

Mengutip informasi resmi dari laman cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id, Cek Kesehatan Gratis (CKG) merupakan bentuk pemeriksaan awal medis yang bertujuan untuk mendeteksi secara dini kondisi kesehatan keseluruhan murid.

Pemeriksaan ini mencakup aspek krusial seperti pemantauan kecukupan gizi, kesehatan indra (penglihatan dan pendengaran), hingga kondisi kesehatan umum tubuh.

Untuk memastikan program ini berjalan tanpa hambatan selama masa orientasi sekolah, pemerintah telah menetapkan alur pelaksanaan CKG baku yang wajib dijalankan oleh pihak ekosistem sekolah sebagai berikut:

  • Tahap Koordinasi: Pihak sekolah melakukan koordinasi intensif dengan puskesmas setempat atau tenaga kesehatan terkait untuk menentukan jadwal pemeriksaan CKG.

  • Tahap Sosialisasi: Pihak sekolah menyampaikan pengumuman resmi kepada murid dan orang tua mengenai kewajiban pengisian kuesioner kesehatan via aplikasi SATUSEHAT Mobile (SSM).

  • Tahap Registrasi Mandiri: Murid atau orang tua melakukan pendaftaran CKG Sekolah dan menyelesaikan pengisian kuesioner kesehatan di dalam aplikasi SATUSEHAT Mobile.

  • Tahap Verifikasi: Sekolah memverifikasi berkala data murid yang telah melakukan registrasi. Pihak sekolah berkewajiban memberikan pengingat (reminder) bagi murid yang belum melengkapi data.

  • Tahap Eksekusi Medis: Pemeriksaan kesehatan fisik dilaksanakan secara langsung di area sekolah sesuai jadwal yang telah disepakati bersama dengan tim tenaga kesehatan.

  • Tahap Pendataan Akhir: Pihak sekolah melakukan pendataan menyeluruh terhadap kuantitas murid yang mengikuti CKG hingga hari terakhir pelaksanaan agenda MPLS.

  • Tahap Pelaporan Akhir: Kepala sekolah melaporkan secara berkala jumlah total murid yang telah terdaftar dalam program CKG melalui instrumen evaluasi implementasi resmi MPLS Ramah 2026.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *