Jateng

Bayi Laki-laki Ditemukan di Toilet KA Sancaka di Stasiun Solo Balapan, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

×

Bayi Laki-laki Ditemukan di Toilet KA Sancaka di Stasiun Solo Balapan, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Sebarkan artikel ini
Di sisi lain, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa penemuan bayi bermula dari laporan seorang penumpang kepada petugas kereta.
Example 468x60

Solo, Jatimmandiri.id – Warga dihebohkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam toilet gerbong KA Sancaka saat kereta tiba di Stasiun Solo Balapan, Sabtu (4/7/2026) pagi.

Aparat kepolisian kini melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 07.20 WIB oleh petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) setelah menerima laporan dari salah seorang penumpang yang mencurigai keberadaan bayi di dalam toilet kereta.

Setelah memastikan kondisi bayi, petugas segera berkoordinasi dengan Pusat Pengendalian Pelayanan. Sesampainya di Stasiun Solo Balapan, bayi langsung dievakuasi ke Pos Kesehatan stasiun untuk mendapatkan penanganan medis awal.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, bayi berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan baru berusia sekitar satu minggu.

“Jenis kelaminnya laki-laki, usianya diperkirakan sekitar seminggu,” ujar Kompol Harno.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan sementara tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi. Kondisinya juga dinilai cukup baik dan sehat.

“Tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan. Kondisinya masih baik dan sehat,” jelasnya.

Saat ini, bayi tersebut telah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Surakarta guna menjalani pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, jajaran Satreskrim Polresta Surakarta bersama Polsek Banjarsari telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan sejumlah saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan.

Polisi juga menggandeng PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV), baik yang berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta, guna mengidentifikasi pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut.

“Kami masih berkoordinasi dengan Daop 6 Yogyakarta untuk menelusuri siapa yang meninggalkan bayi di toilet kereta,” kata Harno.

Baca Juga  Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru, Perkuat Layanan Cepat dan Humanis untuk Masyarakat

Di sisi lain, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa penemuan bayi bermula dari laporan seorang penumpang kepada petugas kereta.

Setelah menerima laporan tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan segera berkoordinasi dengan petugas di Stasiun Solo Balapan agar bayi dapat segera memperoleh pertolongan.

“Kami langsung melakukan penanganan sesuai prosedur dan berkoordinasi dengan pihak stasiun serta kepolisian,” ujar Feni.

KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada aparat kepolisian dalam proses penyelidikan hingga pelaku pembuangan bayi berhasil diungkap.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melapor kepada pihak berwajib demi mempercepat proses pengungkapan kasus.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *