Metropolitan

Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo-Tandes untuk Atasi Genangan

×

Pemkot Surabaya Siapkan Mini Bozem di Exit Tol Margomulyo-Tandes untuk Atasi Genangan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Surabaya menyiapkan pembangunan mini bozem di kawasan Exit Tol Margomulyo-Tandes sebagai upaya mengurangi genangan. Proyek ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT Margabumi dan sejumlah pemangku kepentingan.
Example 468x60

Surabaya, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat upaya pengendalian banjir dan genangan di sejumlah titik rawan.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pembangunan mini bozem di kawasan Exit Tol Margomulyo-Tandes sebagai tampungan sementara air hujan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Pembangunan mini bozem tersebut menjadi bagian dari penataan sistem drainase yang dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi antara Pemkot Surabaya, PT Margabumi selaku operator jalan tol, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan penanganan genangan di kawasan Margomulyo tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah kota.

Menurutnya, sinergi dengan instansi terkait sangat diperlukan agar sistem drainase dapat berfungsi secara optimal.

“Penanganan genangan membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dengan instansi vertikal maupun para stakeholder yang memiliki kewenangan di kawasan tersebut,” ujar Adi, Jumat (3/7/2026).

Penanganan Hulu dan Hilir Harus Terintegrasi

Adi menjelaskan, pembangunan maupun perbaikan saluran drainase di wilayah hulu tidak akan memberikan hasil maksimal apabila saluran pembuangan di bagian hilir tidak ikut dibenahi.

Karena itu, penanganan dilakukan secara menyeluruh agar aliran air dari saluran tersier hingga menuju muara dapat berjalan lancar tanpa hambatan.

Salah satu lokasi yang menjadi prioritas adalah kawasan di bawah jalan tol Margomulyo yang selama ini sering mengalami genangan saat hujan deras.

Bangun Saluran Baru dan Tingkatkan Kapasitas Rumah Pompa

Selain pembangunan mini bozem, Pemkot Surabaya juga telah menyiapkan sejumlah program pada tahun 2026 untuk meningkatkan kapasitas sistem drainase di kawasan tersebut.

Program tersebut meliputi pembangunan konektivitas saluran di sisi kanan dan kiri kawasan Margomulyo serta peningkatan kapasitas Rumah Pompa Balong II yang menjadi titik utama pembuangan air menuju laut.

Baca Juga  Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Proyek Saluran, Utamakan Keselamatan Warga

Menurut Adi, sistem drainase di kawasan Margomulyo nantinya akan diarahkan menuju Saluran Margomulyo Tengah sebelum dialirkan ke Rumah Pompa Balong II dan selanjutnya dibuang ke laut.

Saat ini, pembangunan konektivitas saluran menuju rumah pompa tersebut masih menjadi pekerjaan utama. Pemkot juga akan membangun rumah pompa berkapasitas kecil untuk membantu mempercepat aliran air menuju Rumah Pompa Balong II.

Libatkan Kawasan Industri dan Pergudangan

Pemkot Surabaya juga mengajak pengelola kawasan industri dan pergudangan untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan genangan. Pasalnya, sebagian jaringan drainase di kawasan tersebut berada di bawah kewenangan masing-masing pengelola.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan banjir sekaligus menjaga kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan industri Margomulyo.

Mini Bozem Jadi Tampungan Sementara Air Hujan

Selain memperkuat jaringan drainase, pembangunan mini bozem di area Exit Tol Margomulyo-Tandes juga menjadi solusi penting untuk mengurangi limpasan air saat hujan deras.

Lokasi tersebut dipilih karena memiliki elevasi yang lebih rendah sehingga sering menjadi titik genangan.

Saat ini proses pembangunan mini bozem masih dalam tahap persiapan dan koordinasi bersama PT Margabumi.

Keberadaan mini bozem nantinya akan difungsikan sebagai tempat penampungan sementara sehingga debit air tidak langsung meluap ke badan jalan dan menyebabkan genangan yang mengganggu arus lalu lintas.

Melalui pembangunan infrastruktur drainase yang terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor, Pemkot Surabaya berharap persoalan genangan di kawasan Margomulyo dapat berkurang secara signifikan serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *