Solo, Jatimmandiri.id, – Polresta Solo meraih lima penghargaan dalam ajang perlombaan yang digelar Polda Jawa Tengah dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Brigjen Pol. Latif Usman usai upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di halaman Mapolda Jawa Tengah, Rabu (1/7/2026).
Lima penghargaan yang diraih Polresta Solo meliputi Juara 1 Lomba Video Patroli Presisi Polisi Penolong, Juara 1 Lomba TPTKP dan Olah TKP Laka Lantas, Juara 2 Lomba MBG/SPPG Polri, serta Juara 3 Lomba Podcast dengan kreativitas Artificial Intelligence (AI).
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Aiptu Sigit Eko Yuwono yang menjadi pelatih judo dan bela diri Polri pada kejuaraan Kapolri Cup 2026.
Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan kekompakan seluruh personel dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, pada momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini Polresta Solo berhasil meraih lima prestasi di tingkat Polda Jawa Tengah. Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama seluruh personel yang selalu memberikan dedikasi terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas,” kata Lingga.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia menegaskan, setiap capaian yang diraih bukan menjadi tujuan akhir, melainkan dorongan untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepolisian yang lebih baik.
“Prestasi ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Solo. Kepercayaan masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang presisi, humanis, responsif, dan profesional,” ujarnya.
Lingga berharap raihan tersebut dapat menjadi pemicu semangat seluruh personel untuk memperkuat soliditas internal dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dengan capaian lima penghargaan tersebut, Polresta Solo menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja berprestasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.












