Lifestyle

Sejarah Kerajaan Majapahit, Awal Berdiri hingga Masa Kejayaan

×

Sejarah Kerajaan Majapahit, Awal Berdiri hingga Masa Kejayaan

Sebarkan artikel ini
Simak sejarah Kerajaan Majapahit, mulai dari berdirinya, raja-raja yang berkuasa, masa kejayaan di bawah Hayam Wuruk dan Gajah Mada, hingga penyebab runtuhnya kerajaan terbesar di Nusantara.
Example 468x60

Jatimmandiri.id – Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar dalam sejarah Indonesia. Berdiri pada akhir abad ke-13, Majapahit berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, serta kebudayaan yang berpengaruh di kawasan Nusantara.

Hingga kini, nama Majapahit masih dikenang sebagai simbol kejayaan bangsa.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Berbagai peninggalan sejarahnya masih dapat ditemukan, terutama di kawasan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang diyakini sebagai pusat pemerintahan kerajaan pada masa lalu.

Berikut ulasan lengkap mengenai sejarah Kerajaan Majapahit.

Awal Berdirinya Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293 Masehi setelah runtuhnya Kerajaan Singasari.

Berdirinya Majapahit tidak lepas dari kedatangan pasukan Mongol yang dikirim oleh Kaisar Kubilai Khan untuk menghukum Raja Kertanegara dari Singasari. Setelah Kertanegara wafat akibat serangan Jayakatwang dari Kediri, Raden Wijaya memanfaatkan situasi tersebut.

Ia bekerja sama dengan pasukan Mongol untuk mengalahkan Jayakatwang. Setelah berhasil merebut kekuasaan, Raden Wijaya justru berbalik menyerang pasukan Mongol hingga mereka meninggalkan Pulau Jawa.

Pada tahun 1293, Raden Wijaya kemudian dinobatkan sebagai raja pertama Majapahit dengan gelar Kertarajasa Jayawardhana.

Asal Usul Nama Majapahit

Nama Majapahit berasal dari sebuah hutan yang dibuka Raden Wijaya di daerah Tarik, Jawa Timur.

Konon, di kawasan tersebut banyak ditemukan buah maja yang memiliki rasa pahit. Dari situlah muncul nama “Majapahit”, yang berarti buah maja yang pahit.

Raja-Raja Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit dipimpin oleh sejumlah raja yang membawa kerajaan melewati berbagai fase perkembangan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Raden Wijaya (Kertarajasa Jayawardhana) sebagai pendiri kerajaan.
  • Jayanegara.
  • Tribhuwana Tunggadewi, yang mulai memperluas wilayah kekuasaan.
  • Hayam Wuruk, raja yang membawa Majapahit mencapai puncak kejayaan.

Pada masa pemerintahan Hayam Wuruk, Majapahit didampingi oleh Mahapatih Gajah Mada, tokoh yang dikenal melalui Sumpah Palapa.

Baca Juga  Ratusan Pelajar dan Mahasiswa Antusias Ikuti Program “Istana untuk Anak Sekolah”

Masa Kejayaan Kerajaan Majapahit

Puncak kejayaan Majapahit terjadi pada masa pemerintahan Hayam Wuruk (1350–1389 M).

Didampingi Mahapatih Gajah Mada, wilayah kekuasaan Majapahit meluas hingga mencakup sebagian besar Nusantara. Sejumlah wilayah di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga sebagian Semenanjung Malaya tercatat memiliki hubungan politik maupun perdagangan dengan Majapahit.

Meski demikian, para sejarawan umumnya menilai bahwa tingkat pengaruh Majapahit di berbagai wilayah tidak selalu berarti penguasaan langsung. Dalam banyak kasus, hubungan tersebut lebih berupa jaringan politik, perdagangan, atau pengakuan terhadap kekuasaan Majapahit.

Selain memperluas wilayah, Majapahit juga berkembang sebagai pusat perdagangan internasional. Kapal-kapal dari Tiongkok, India, hingga Asia Tenggara singgah di pelabuhan-pelabuhan Majapahit untuk melakukan aktivitas perdagangan.

Sumpah Palapa Gajah Mada

Salah satu peristiwa penting dalam sejarah Majapahit adalah Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Mahapatih Gajah Mada.

Dalam sumpah tersebut, Gajah Mada menyatakan tidak akan menikmati “palapa” sebelum berhasil mempersatukan wilayah-wilayah Nusantara di bawah pengaruh Majapahit.

Sumpah ini kemudian menjadi simbol semangat persatuan yang hingga kini masih dikenang dalam sejarah Indonesia.

Kehidupan Masyarakat Majapahit

Masyarakat Majapahit hidup dari berbagai sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga kerajinan.

Sistem irigasi yang baik membuat sektor pertanian berkembang pesat. Di sisi lain, letak strategis kerajaan menjadikan Majapahit sebagai pusat perdagangan antarpulau maupun perdagangan internasional.

Dalam bidang budaya, seni sastra berkembang pesat. Salah satu karya terkenal dari masa Majapahit adalah Kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca. Kitab ini menjadi salah satu sumber penting dalam mempelajari sejarah Majapahit.

Selain itu, terdapat pula Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular, yang memuat semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang kemudian diadopsi sebagai semboyan negara Indonesia.

Baca Juga  Pemkab Mojokerto Wajibkan Toko Miras di Zona Terlarang Tutup Operasional

Peninggalan Kerajaan Majapahit

Hingga saat ini, banyak peninggalan Majapahit yang masih dapat disaksikan, terutama di Kabupaten Mojokerto dan sekitarnya.

Beberapa peninggalan yang terkenal antara lain:

  • Candi Bajang Ratu.
  • Candi Tikus.
  • Candi Brahu.
  • Gapura Wringin Lawang.
  • Kolam Segaran.
  • Situs Trowulan.

Selain bangunan bersejarah, peninggalan berupa prasasti, arca, gerabah, dan saluran air kuno juga menjadi bukti kemajuan peradaban Majapahit.

Penyebab Runtuhnya Kerajaan Majapahit

Setelah wafatnya Hayam Wuruk, Majapahit mulai mengalami kemunduran.

Salah satu penyebabnya adalah konflik perebutan takhta yang dikenal sebagai Perang Paregreg, yang melemahkan stabilitas pemerintahan.

Di samping itu, berkembangnya kerajaan-kerajaan Islam di pesisir utara Pulau Jawa turut mengubah peta politik dan perdagangan di Nusantara. Pengaruh Majapahit perlahan menyusut hingga akhirnya kerajaan ini runtuh sekitar akhir abad ke-15 hingga awal abad ke-16, meskipun waktu pastinya masih menjadi perdebatan di kalangan sejarawan.

Warisan Majapahit bagi Indonesia

Majapahit meninggalkan warisan besar bagi sejarah Indonesia. Konsep persatuan Nusantara, kemajuan dalam bidang pemerintahan, perdagangan, sastra, hingga arsitektur menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.

Kawasan Trowulan di Mojokerto kini menjadi salah satu pusat penelitian arkeologi sekaligus destinasi wisata sejarah yang banyak dikunjungi. Berbagai situs yang masih terawat memberikan gambaran mengenai kejayaan Majapahit sebagai salah satu kerajaan terbesar yang pernah berdiri di Nusantara.

Melalui peninggalan sejarah tersebut, generasi masa kini dapat mengenal lebih dekat perjalanan panjang peradaban Indonesia sekaligus menghargai warisan budaya yang telah menjadi bagian dari identitas bangsa.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *