Mojokerto, Jatimmandiri.id- Identitas pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, akhirnya berhasil diungkap.
Korban diketahui bernama Muhammad Faisal Prasetyo Mustofa, warga Griya Jetis Permai Blok 5 Nomor 38, RT 008 RW 009, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Kanit Reskrim Polsek Mojoanyar, Aipda Listiono, membenarkan bahwa identitas korban telah diketahui.
PNamun, hingga kini penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ditemukan memang terdapat luka di area wajah korban. Namun, kami belum bisa memastikan apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian,” ujar Listiono.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka di atas pelipis mata sebelah kiri.
Dugaan sementara, luka tersebut muncul setelah korban meninggal dunia akibat tubuhnya terbentur dasar sungai saat terbawa arus.
“Dari hasil visum, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Luka di pelipis kiri diduga terjadi setelah korban meninggal karena terbentur dasar sungai saat hanyut. Diperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu hari,” jelasnya.
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis sekaligus melengkapi proses penyelidikan.
Sebelumnya, jasad korban ditemukan warga pada Sabtu (27/6/2026) pagi dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas, tepatnya di wilayah Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar.
Penemuan tersebut sempat menggegerkan warga sekitar sebelum akhirnya dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan proses evakuasi dan penyelidikan lebih lanjut.












