Surabaya, Jatimmandiri.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Surabaya kembali menggelar santunan bagi 1.500 anak yatim lintas agama dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan bertema “Peduli Sesama, Berbagi Bahagia” tersebut berlangsung di Convention Hall Surabaya, Jumat (26/6/2026).
Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemkot Surabaya dalam memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan toleransi antarumat beragama.
Sebanyak 1.500 anak yatim dari berbagai wilayah di Surabaya serta beragam latar belakang agama menerima santunan melalui organisasi-organisasi yang tergabung dalam GOW Kota Surabaya.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan apresiasi kepada GOW Kota Surabaya yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan tersebut setiap peringatan 10 Muharram.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada GOW beserta seluruh pengurus yang selama ini konsisten menyelenggarakan santunan anak yatim setiap 10 Muharram. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan jumlah penerima manfaat terus bertambah setiap tahunnya,” ujar Eri Cahyadi.
Menurutnya, kegiatan santunan ini memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar agenda tahunan. Pemkot Surabaya ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak pernah dibatasi oleh perbedaan agama maupun latar belakang.
Ia menegaskan, seluruh anak yatim berhak mendapatkan perhatian tanpa memandang keyakinan yang dianut. Bahkan, rangkaian acara juga diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh lintas agama sebagai simbol persatuan masyarakat Surabaya.
“Yang membanggakan, santunan ini tidak hanya diberikan kepada anak-anak yatim beragama Islam, tetapi juga kepada anak-anak dari berbagai agama. Di Surabaya, kami selalu meyakini bahwa ketika membantu sesama, kami tidak pernah membedakan agama maupun latar belakang,” katanya.
Eri meyakini budaya saling peduli yang terus tumbuh di tengah masyarakat akan menjadi kekuatan dalam menjaga kerukunan sekaligus membawa keberkahan bagi Kota Pahlawan.
“Saya percaya, ketika semakin banyak masyarakat yang menjalankan ajaran agamanya melalui kepedulian sosial, seperti bersedekah dan berbagi kepada sesama, insyaallah Surabaya akan dijauhkan dari bencana, musibah, dan berbagai fitnah,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para sponsor dan donatur yang selama empat tahun terakhir terus mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kepada ribuan anak yatim.
“Saya juga menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada para donatur yang selama empat tahun terakhir tidak pernah berhenti memberikan dukungan. Semoga segala kebaikan yang telah diberikan menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat Surabaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum GOW Kota Surabaya, Rini Indriyani, mengatakan kegiatan santunan anak yatim menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam menanamkan semangat berbagi di tengah masyarakat yang majemuk.
“Tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat dan alhamdulillah GOW Kota Surabaya dapat terus istiqamah menyelenggarakan kegiatan ini setiap 10 Muharram,” ujarnya.
Rini menegaskan bahwa nilai kemanusiaan menjadi landasan utama kegiatan tersebut. Oleh sebab itu, santunan diberikan kepada anak-anak dari berbagai agama sebagai bentuk nyata toleransi yang selama ini dijaga di Surabaya.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah nilai kemanusiaan yang dapat menyatukan siapa saja. Karena itu, santunan ini diberikan kepada anak-anak dari seluruh agama, bukan hanya umat Islam,” tegasnya.
Selain menerima santunan, seluruh anak juga memperoleh tas berisi perlengkapan sekolah dan bingkisan makanan sebagai dukungan menjelang tahun ajaran baru.
Rini turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, donatur, dan para dermawan yang telah memberikan dukungan, baik berupa dana maupun bantuan barang.
“Tanpa ketulusan para sponsor dan donatur, kegiatan ini tidak mungkin dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut setiap tahun sehingga semakin banyak anak yang dapat merasakan manfaat dan kebahagiaan,” pungkasnya.












