Hukrim

Empat Anggota PSHT Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Nganjuk, 1 Tewas 3 Kritis

×

Empat Anggota PSHT Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Nganjuk, 1 Tewas 3 Kritis

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nganjuk, Jatimmandiri.id – Empat warga yang tergabung dalam Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dilaporkan menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan di Jalan Semeru, Dusun Bedingin, Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Selasa (23/6/2026) dini hari.

Informasinya, satu korban meninggal dan tiga lainnya dalam kondisi kritis.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di depan SDN Sukorejo tersebut kini tengah ditangani oleh Polres Nganjuk.

Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku serta motif di balik kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, para korban diduga dihadang dan diserang oleh sekelompok orang saat melintas di lokasi kejadian.

Akibat insiden tersebut, para korban mengalami sejumlah luka pada bagian kepala dan tubuh sehingga memerlukan penanganan medis.

Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Selain korban yang mengalami luka-luka, terdapat informasi mengenai adanya korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Namun hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan identitas korban secara lengkap.

Untuk memberikan pertolongan medis, petugas segera berkoordinasi dengan RS Bhayangkara Nganjuk guna mengevakuasi para korban dari lokasi kejadian.

Sekitar pukul 03.00 WIB, ambulans RS Bhayangkara Nganjuk tiba di lokasi dan langsung membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Perwakilan Polres Nganjuk menyatakan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan aparat terus bekerja untuk mengidentifikasi serta melacak keberadaan para pelaku.

“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, dan memeriksa barang bukti. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan dan pelaku masih dalam proses pencarian,” ujar KBO Sat Reskrim Polres Nganjuk Ipda Wisnu Hariadi,S.H.

Baca Juga  Pemkab Lamongan dan Polres Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Tingkatkan Pelayanan Publik

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial, karena dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.

Menurut kepolisian, seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, kondisi para korban yang mengalami luka-luka dilaporkan mulai membaik dan masih menjalani perawatan medis.

Sementara itu, warga sekitar berharap aparat penegak hukum segera mengungkap kasus tersebut serta menindak para pelaku sesuai aturan yang berlaku.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *