Jateng

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Pria 61 Tahun Ditemukan Tewas di Tepi Jalan Sragen

×

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Pria 61 Tahun Ditemukan Tewas di Tepi Jalan Sragen

Sebarkan artikel ini
Petugas menunjukkan tempat kejadian perkara.
Example 468x60

Sragen, Jatimmandiri.id – Warga Dukuh Waringinrejo, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di tepi Jalan Raya Tanon-Sumberlawang, Senin (8/6/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial P (61), warga Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang. Saat ditemukan, korban tergeletak dalam posisi tengkurap di pinggir jalan dengan sejumlah luka serius di bagian kepala dan tubuh.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban menjadi korban kecelakaan lalu lintas jenis tabrak lari yang melibatkan kendaraan yang hingga kini masih dalam pencarian.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah menerima laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Sumberlawang bersama Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Sragen dan Tim Inafis langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, kami menerima laporan adanya seorang warga yang ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Raya Tanon-Sumberlawang. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui penyebab pasti kejadian serta mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat,” ujar AKBP Dewiana.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang warga yang sedang membantu menyeberangkan pengguna jalan menerima informasi dari pengendara yang melintas mengenai adanya seseorang yang tergeletak di pinggir jalan, sekitar 300 meter dari lokasi dirinya berada.

Setelah mendatangi lokasi, saksi mendapati korban sudah tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Sumberlawang.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pemeriksaan, memasang garis polisi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Dari hasil olah TKP awal, polisi menemukan patahan spion kiri kendaraan bermotor dengan penutup berwarna krom dan sepasang sandal hitam yang diduga milik korban.

Baca Juga  Peringatan HLN ke-30 di Grobogan, Dinsos Berikan Layanan Kesehatan dan Bantuan kepada 110 Lansia

Selain itu, hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah luka berat yang mengindikasikan benturan keras.

Korban mengalami luka pada kepala bagian kiri yang diduga akibat patah tulang, memar pada mata kiri, pendarahan dari hidung, luka lecet pada tangan kiri, hematoma di kepala, dugaan patah tulang leher bagian belakang, serta luka lecet pada kaki kanan.

“Barang bukti yang ditemukan di lokasi dan kondisi korban mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas. Namun demikian, seluruh kemungkinan masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” lanjut Kapolres.

Hingga Senin siang, petugas masih melakukan penyisiran rekaman kamera pengawas atau CCTV di sepanjang jalur Tanon-Sumberlawang guna mengidentifikasi kendaraan yang diduga menabrak korban sebelum melarikan diri.

Kasus tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut atau mengetahui kendaraan dengan kerusakan pada bagian spion kiri agar segera melapor kepada pihak kepolisian.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku tabrak lari sekaligus memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, serta bertanggung jawab apabila terlibat dalam kecelakaan lalu lintas.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *