Malang, Jatim Mandiri
Perjalanan KA Tawangalun tujuan Malang terganggu akibat longsor yang menutup jalur rel antara Stasiun Ledokombo dan Sempolan, Kabupaten Jember, Senin (2/11). Gangguan ini menyebabkan keterlambatan perjalanan hingga 258 menit atau lebih dari empat jam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat, sedikitnya tiga kereta keberangkatan Stasiun Ketapang, Banyuwangi, terdampak longsor di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember.
Selain KA Tawangalun tujuan Malang, kereta yang terdampak yakni KA Logawa tujuan Surabaya Gubeng hingga Purwokerto dan KA Sri Tanjung tujuan Surabaya hingga Lempuyangan.
Keterlambatan ketiga perjalanan tersebut bervariasi, mulai 48 menit hingga 258 menit. Petugas melakukan penanganan material longsor sekaligus pemeriksaan lintasan untuk memastikan keamanan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas gangguan tersebut. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan KA Tawangalun, KA Logawa, dan KA Sri Tanjung akibat longsoran tanah di wilayah kerja KAI Daop 9 Jember. Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.”
“Namun, keselamatan perjalanan kereta api dan seluruh pelanggan merupakan prioritas utama kami, sehingga setiap gangguan prasarana harus ditangani dengan mengutamakan aspek keselamatan,” ungkap Mahendro. (*/ibn)












