Olahraga

Brighton Kalahkan Manchester City 1-0, Yasin Ayari Jadi Penentu Kemenangan

Penulis: Saint BrunoEditor: Eko Yudiono
×

Brighton Kalahkan Manchester City 1-0, Yasin Ayari Jadi Penentu Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Brighton mengalahkan Manchester City 1-0 di Premier League. Gol Yasin Ayari memastikan kemenangan The Seagulls sekaligus membalas kekalahan di Carabao Cup.
Example 468x60

Inggris, jatimmandiri.id– Brighton & Hove Albion berhasil membalas kekalahan dari Manchester City di Carabao Cup. Kali ini, Brighton sukses menundukkan pemuncak klasemen sementara Premier League tersebut dengan skor tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung Sabtu (31/10/2026).

Gol tunggal Yasin Ayari pada awal pertandingan menjadi penentu kemenangan The Seagulls. Hasil ini sekaligus menjadi momen kebangkitan Ayari setelah gagal mengeksekusi penalti saat Brighton disingkirkan Manchester City melalui adu penalti di Etihad Stadium pada pertandingan tengah pekan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kemenangan tersebut juga menjadi jawaban atas ambisi pelatih Brighton, Fabian Hürzeler, yang ingin membalas kekalahan dari City.

Sebaliknya, Manchester City harus menerima kekalahan kedua secara beruntun di Premier League. Padahal, The Citizens mengawali musim dengan catatan impresif berupa tujuh kemenangan berturut-turut.

Hasil ini membuka peluang bagi Arsenal untuk mengambil alih posisi puncak klasemen. Syaratnya, The Gunners harus mampu meraih kemenangan saat bertandang ke markas Liverpool pada Minggu.

Brighton sendiri memutuskan tetap berada di kawasan Manchester setelah pertandingan Carabao Cup di Etihad Stadium. Keputusan tersebut terbukti tepat setelah mereka mampu bangkit dari dua hasil mengecewakan, yakni kekalahan di ajang piala dan kekalahan dari Liverpool pada pekan sebelumnya.

Tambahan tiga poin membuat Brighton kini hanya terpaut dua angka dari posisi teratas klasemen sementara.

Ayari Tebus Kegagalan Penalti

Kedua tim tampil dengan kekuatan yang lebih mendekati komposisi utama setelah melakukan sejumlah rotasi pemain pada pertandingan tengah pekan.

Namun, pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuat keputusan dengan tidak menurunkan Marc Guéhi sebagai bek tengah menyusul penampilan kurang meyakinkan dalam beberapa pertandingan terakhir.

Maresca juga mempercayakan lini tengah kepada Elliot Anderson, Ayyoub Bouaddi, dan Enzo Fernández. Sementara itu, dua pemain kreatif, Rayan Cherki dan Phil Foden, memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Baca Juga  KBAM 2026 Zona Timur Mundur Sepekan, Panitia Masih Buka Pendaftaran

Brighton justru tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Hasilnya, mereka berhasil membuka keunggulan ketika laga baru berjalan 11 menit.

Berawal dari tendangan bebas, Lewis Dunk mengirimkan umpan panjang ke sisi kanan yang berhasil dijangkau Diego Gómez. Umpan silang mendatar Gómez gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Matheus Nunes.

Bola kemudian mengenai kaki Maxim De Cuyper sebelum jatuh ke hadapan Yasin Ayari. Tanpa kesulitan berarti, Ayari menyelesaikannya dengan tembakan dari jarak dekat yang membawa Brighton unggul 1-0.

Manchester City berusaha merespons ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Iliman Ndiaye menjadi salah satu pemain yang paling merepotkan pertahanan Brighton.

Peluang emas didapat Ndiaye setelah menerima umpan Elliot Anderson. Namun, sundulannya masih melebar meskipun kiper Brighton, Bart Verbruggen, sudah berada dalam posisi sulit untuk mengantisipasi bola.

Ndiaye kembali mengancam melalui aksi individu yang melewati sejumlah pemain lawan. Ia juga melepaskan umpan silang mendatar yang diduga mengenai tangan Lewis Dunk. Namun, wasit Craig Pawson tidak memberikan hadiah penalti.

Verbruggen Jadi Tembok Pertahanan Brighton

Memasuki babak kedua, Brighton sebenarnya memiliki kesempatan memperbesar keunggulan. Maxim De Cuyper mendapatkan ruang tembak, tetapi bola hasil tendangannya justru melambung di atas mistar gawang.

Manchester City kemudian mengambil alih kendali permainan dan terus menekan pertahanan tim tamu.

Ndiaye kembali memperoleh peluang melalui tendangan keras yang mengarah ke gawang. Namun, Verbruggen tampil gemilang dengan menepis bola hingga membentur tiang gawang.

City terus berupaya menyamakan kedudukan. Sebuah umpan silang Ndiaye nyaris dimanfaatkan Erling Haaland, tetapi berhasil dipotong Luka Vuskovic.

Ketika Verbruggen mengamankan bola, para pemain City sempat memprotes dan meminta wasit memberikan pelanggaran karena menganggap terjadi pelanggaran aturan umpan balik kepada penjaga gawang. Namun, wasit kembali tidak mengabulkan permintaan tersebut.

Baca Juga  Argentina Comeback Dramatis, Taklukkan Inggris 2-1 dan Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Matheus Nunes juga memperoleh peluang melalui tembakan ke arah gawang, tetapi Verbruggen kembali mampu melakukan penyelamatan.

Ndiaye kembali gagal memanfaatkan kesempatan setelah menerima umpan Nico O’Reilly. Sepakannya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Brighton yang lebih banyak bertahan sesekali mencoba keluar dari tekanan. Georginio Rutter sempat melepaskan tembakan, tetapi bola masih melebar dari sasaran.

Manchester City terus menggempur hingga menit-menit akhir. O’Reilly dan Rayan Cherki juga mendapatkan peluang untuk menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan.

Namun, rapatnya pertahanan Brighton dan penampilan gemilang Verbruggen membuat seluruh upaya City tidak membuahkan hasil.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brighton. Hasil ini menjadi pembalasan manis The Seagulls sekaligus pukulan bagi Manchester City dalam persaingan papan atas Premier League musim 2026/2027.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *