Jakarta, Jatim Mandiri
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp883,4 miliar untuk program diskon transportasi Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 yang ditargetkan menjangkau 16,6 juta penumpang. Potongan harga diberikan untuk perjalanan pesawat, kereta api, kapal laut, dan feri selama periode liburan, dengan jadwal berbeda pada setiap moda.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program tersebut telah disetujui sejak pertengahan tahun. Pernyataan itu disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/10).
“Jadi ini program yang sebetulnya program yang ini sudah disetujui di bulan pertengahan tahun ini, efeknya kepada 16,6 juta dan biayanya sekitar Rp883,4 miliar,” ujar Airlangga.
Untuk penerbangan, pemerintah memberikan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% serta diskon 50% biaya bandara. Program ini ditargetkan menjangkau 3,75 juta penumpang dengan anggaran Rp722 miliar. Pemesanan tiket diskon dimulai 20 Oktober 2026.
Pada kereta api, diskon tiket sebesar 30% dapat dipesan mulai 7 November 2026. Pemerintah mengalokasikan Rp95,4 miliar untuk menjangkau satu juta penumpang.
Sementara itu, penumpang kapal laut mendapat diskon 30% tarif dasar, dengan pemesanan mulai 19 Oktober 2026. Program beranggaran Rp38,3 miliar tersebut ditargetkan melayani 414.600 penumpang.
Untuk feri penyeberangan, pemerintah membebaskan 100% tarif jasa kepelabuhan agar harga tiket lebih terjangkau. Program yang dimulai 7 November 2026 ini mendapat anggaran Rp27,7 miliar dan ditargetkan menjangkau 1,42 juta penumpang.
Secara umum, diskon transportasi berlaku untuk perjalanan pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Khusus penerbangan, bahan paparan menyebut periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari, meski tahun akhir yang tercantum perlu dikonfirmasi. (*/ibn)












