Olahraga

Rina Marlina Tahan Sakit Lutut demi Kejar Emas Asian Para Games 2026

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Rina Marlina Tahan Sakit Lutut demi Kejar Emas Asian Para Games 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Nagoya, Jatim Mandiri – Atlet para bulu tangkis Indonesia, Rina Marlina, tetap bertanding meski mengalami sakit lutut pada hari kedua Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Ia mengejar medali emas dalam ajang yang berlangsung di Nagoya, Jepang, tersebut. Pada Minggu, 18 Oktober, Rina tampil di Ichinomiya City Municipal Gymnasium dengan kaki kanan diperban.

Perban itu dipasang setelah Rina terjatuh saat menjalani salah satu pertandingan pada hari pertama. Meski kondisinya tidak sepenuhnya prima, ia tetap turun bertanding dan berusaha menjaga penampilan. Rina menyebut kondisi lututnya saat memberikan keterangan di Nagoya.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Sebenarnya saya ada sakit di lutut tetapi mudah-mudahan aman buat kedepannya,” kata Rina. Ia tetap mengikuti pertandingan pada hari kedua dan tampil di beberapa nomor. Rasa sakit tersebut tidak menghentikannya untuk berusaha meraih hasil terbaik dalam upaya mengejar gelar juara.

Rina membuka rangkaian pertandingan hari kedua dengan berlaga di nomor ganda campuran SH6 bersama Subhan. Mereka menghadapi pasangan Hong Kong, Wong Key Choi/Man Kau Chu. Rina dan Subhan memenangi pertandingan dengan skor 21-15, 21-13 dan memastikan satu tempat di babak delapan besar.

Pada nomor tunggal putri Grup B, Rina juga meraih kemenangan. Ia mengalahkan atlet Taiwan, Wu Yu-yen, dengan skor 21-13, 21-6. Hasil itu menjadi kemenangan keduanya pada nomor tersebut sekaligus memastikan langkah Rina ke babak delapan besar. Ia menyampaikan rasa syukur atas hasil pertandingan dan kelolosan tersebut.

“Alhamdulillah kami bisa bermain maksimal dan bisa lolos ke tahap berikutnya,” katanya. Kemenangan di dua nomor pada hari kedua menambah hasil yang diraih Rina setelah hari pertama. Ia tetap harus mengelola fokus dan menjaga performa ketika menghadapi pertandingan berikutnya, terutama karena persaingan ganda campuran SH6 berlangsung ketat.

Baca Juga  Pengkab Woodball Kediri Gelar Liga Woodball Series 4 di Lapangan Adan-Adan Gurah

Menurut Rina, dua pasangan China juga tampil di nomor ganda campuran SH6. Kehadiran mereka membuat persaingan di nomor itu menjadi tantangan dalam upaya melangkah lebih jauh. Rina dan Subhan perlu mempertahankan fokus serta konsistensi penampilan agar dapat melewati setiap pertandingan dengan hasil maksimal.

Rina memiliki ambisi mempertahankan gelar juara dan kembali meraih medali emas. Ia juga ingin membalas kekalahan dari pasangan China, Lin Naili/Li Fengmei, pada semifinal Paralimpiade Paris 2024. Target tersebut menjadi bagian dari dorongannya untuk terus berjuang dalam pertandingan yang diikuti di Aichi-Nagoya.

“Semoga dengan latihan yang cukup lama saya bisa membalas kekalahan itu dan bisa mempertahan gelar juara,” ujar Rina. Selain ganda campuran dan tunggal putri SH6, ia juga mengikuti nomor ganda putri kategori SH 6. Rina ingin melangkah jauh pada semua nomor dan berjuang keras di setiap pertandingan.

Ia turut menyebut doa dan restu ibunya sebagai hal penting agar seluruh upayanya berjalan lancar. Di tengah kondisi lutut yang sakit dan kaki kanan yang diperban, Rina tetap menjalani pertandingan dengan harapan mempertahankan gelar. “Yang pasti juga terus berdoa paling utama, saya minta restu ibu saya biar semua lancar,” katanya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *