Ekonomi

Produksi Kendaraan Nasional Tumbuhkan Peluang Aftermarket

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Produksi Kendaraan Nasional Tumbuhkan Peluang Aftermarket

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jakarta, Jatim Mandiri – Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian Setia Diarta mengatakan bahwa industri modifikasi dan komponen aftermarket otomotif Indonesia memiliki peluang pertumbuhan seiring meningkatnya produksi kendaraan nasional. Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung pada saat pembukaan ajang pameran modifikasi di ICE BSD, Tangerang.

Dalam kesempatan penting itu, Setia Diarta menyampaikan keterangan mengenai potensi besar ekonomi yang dimiliki oleh sektor tersebut di dalam pasar domestik. “Pasar aftermarket otomotif Indonesia diperkirakan lebih dari Rp70 triliun dan diproyeksikan tumbuh 5-6,5 persen per tahun hingga tahun 2032. Ini bukan sekadar angka, ini adalah peluang nyata bagi teman-teman modifikator, builder, dan seterusnya,” ujar Setia Diarta pada Jumat.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Dia melanjutkan bahwa besarnya nilai pasar tersebut dapat menjadi peluang emas bagi pelaku industri kecil dan menengah atau IKM, para modifikator kreatif, serta produsen komponen lokal untuk memperluas jaringan usaha mereka. Menurut pandangan beliau, ekosistem modifikasi kendaraan tidak hanya berkaitan dengan hobi semata, tetapi juga mencakup kreativitas tingkat tinggi, penyediaan jasa, serta kegiatan industri yang berpotensi menciptakan nilai tambah ekonomi yang cukup besar bagi masyarakat luas.

Setia menyebutkan bahwa kinerja positif industri otomotif nasional secara keseluruhan turut membuka ruang yang luas bagi sektor pendukung tersebut untuk terus berkembang. Tercatat pada triwulan II 2026, industri pengolahan nonmigas mampu tumbuh sebesar 5,3 persen, dengan memberikan sumbangan kontribusi hampir 17 persen terhadap produk domestik bruto atau PDB negara.

Di sektor kendaraan roda empat, jumlah angka produksi nasional telah mencapai 859.000 unit, yang berarti tumbuh sekitar 13,4 persen, sementara angka penjualan di pasar domestik berhasil meningkat 20,1 persen. Adapun untuk produksi kendaraan sepeda motor telah mencapai sekitar 4,79 juta unit, mengalami kenaikan 3,4 persen, dengan penjualan domestik yang juga turut tumbuh sebesar 2,2 persen.

Baca Juga  Optimisme Industri Meningkat pada November 2025, Didukung Stabilitas Ekonomi dan Penguatan Permintaan Domestik

Untuk memaksimalkan berbagai peluang tersebut, Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan kompetensi para modifikator melalui penerapan standar dan pelatihan berbasis kompetensi, penguatan aspek keselamatan kendaraan, serta pengembangan industri kecil dan menengah komponen aftermarket. Penguatan industri komponen lokal juga diharapkan dapat meningkatkan tingkat komponen dalam negeri serta membuka akses pasar ekspor yang lebih luas lagi.

Berbagai upaya strategis terus dilakukan guna memperkenalkan karya anak bangsa ke kancah global. Rangkaian kegiatan yang menjangkau negara Jepang dan sejumlah kota di Indonesia, serta rencana pameran di Amerika Serikat pada November mendatang, menjadi salah satu langkah nyata untuk memperkenalkan karya modifikator nasional ke pasar internasional.

Dengan adanya dukungan penuh berupa standardisasi dan peningkatan kualitas produk yang konsisten, industri modifikasi diharapkan dapat terus berkembang dari sektor yang awalnya berbasis hobi menjadi bagian penting dari rantai pasok industri otomotif nasional secara menyeluruh di masa mendatang.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *