Budaya

Pemkab Natuna Gelar Karnaval Budaya 2026 Usung Tema Harmoni Budaya di Lantai Samudra

Penulis: Habib Al Bay Haqqi
×

Pemkab Natuna Gelar Karnaval Budaya 2026 Usung Tema Harmoni Budaya di Lantai Samudra

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Natuna, Jatim Mandiri – Pemerintah Kabupaten Natuna terus berupaya melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah melalui penyelenggaraan karnaval budaya. Kegiatan ini juga diadakan dalam rangka memperingati hari lahir Kabupaten Natuna.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Hadisun, mengonfirmasi bahwa pendaftaran karnaval budaya 2026 telah dibuka. Pendaftaran berlangsung pada tanggal 5 hingga 9 Oktober 2026 pukul 09.00 sampai 15.00 WIB bertempat di Sekretariat Panitia Karnaval Budaya, Museum Natuna.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

“Karnaval dijadwalkan pada Ahad (11/10). Karnaval ini dalam rangka memperingati hari lahir Kabupaten Natuna,” ujar Hadisun saat dikonfirmasi.

Dalam penyelenggaraan tahun ini, Pemkab Natuna mengangkat tema Harmoni Budaya di Lantai Samudra. Tema tersebut menggambarkan keterkaitan erat antara kekayaan geologi Natuna dan keberagaman budaya masyarakat setempat. Melalui ajang ini, para peserta didorong untuk menuangkan kreativitas dalam bentuk kostum serta properti baru yang belum pernah ditampilkan pada karnaval tahun sebelumnya.

Kegiatan ini terbuka secara luas bagi peserta perorangan, baik pria maupun wanita, dengan ketentuan rentang usia 14 hingga 35 tahun. Peserta diwajibkan melakukan peragaan busana, kostum, dan properti berdurasi maksimal tiga menit dengan menyiapkan sinopsis serta musik pengiring yang sesuai tema.

Lokasi pertunjukan akan berlangsung di simpang tiga Pantai Piwang-Jalan Hangtuah, tepatnya di depan Bola Natuna. Para peserta sebelumnya akan berjalan dari titik awal di lapangan bola kaki Ranai di Jalan Dua Lajur Pasar Lama.

Panitia menetapkan aturan ketat bahwa kostum dan properti tidak boleh menggunakan bahan berbahaya, tidak merusak lingkungan, serta peserta dilarang menggunakan kendaraan. Penilaian didasarkan pada kostum, properti, ide dan kreativitas desain, serta kesesuaian dengan tema.

Bagi para peserta terbaik, panitia telah menyediakan hadiah menarik. Hadiah juara pertama sebesar Rp9 juta dan piala, juara kedua Rp7 juta dan piala, serta juara ketiga Rp5 juta dan piala. Selain itu, terdapat pula hadiah Harapan I sebesar Rp3 juta, Harapan II sebesar Rp2 juta, serta hadiah hiburan masing-masing Rp1 juta untuk 10 peserta terbaik.

Baca Juga  Karnaval Oro-oro Ombo Dorong UMKM

Penulis Berita: Habib Al Bay Haqqi

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *