Jatim

Karhutla Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Medan Terjal dan Vegetasi Kering Hambat Pemadaman

Penulis: PrawotoEditor: Alif Bintang
×

Karhutla Kembali Terjang Kawasan TNBTS, Medan Terjal dan Vegetasi Kering Hambat Pemadaman

Sebarkan artikel ini
Kepulan asap dari titik api di lereng Gunung Bromo yang berada di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.
Example 468x60

Lumajang, Jatimmandiri.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menerjang kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Lumajang, Selasa (6/10/2026).

Amukan si jago merah menyasar kawasan perbukitan terjal, sehingga menyulitkan akses pemadaman oleh tim gabungan di lapangan.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Yudi Cahyono.

Pihaknya menerima laporan awal mengenai titik api dari jajaran Babinsa serta masyarakat peduli api setempat.

Berdasarkan data lapangan, kobaran api melahap vegetasi di perbukitan Dusun Gedok, Desa Argosari, Kecamatan Senduro, sebuah kawasan lereng Gunung Bromo yang berada di bawah naungan TNBTS.

“Titik api diketahui muncul sekitar pukul 08.30 WIB. Hingga saat ini, api masih belum berhasil dipadamkan dan proses penanganan terkendala kondisi medan yang terjal,” katanya.

Kondisi topografi perbukitan yang curam menjadi tantangan utama bagi personel di lokasi.

Petugas terpaksa menahan diri untuk tidak memasuki area ekstrem demi memperhitungkan keselamatan jiwa.

“Karhutla mengakibatkan beberapa titik api meluas, namun belum bisa memastikan luasan area yang terbakar di lereng Gunung Bromo tersebut. Kami saat ini masih berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk menangani kebakaran itu,” ujarnya.

Selain kendala geografis, tumpukan material mudah terbakar di sepanjang lereng perbukitan kian memperbesar risiko penjalaran api yang cepat.

“Kondisi vegetasi yang kering turut menjadi perhatian dalam penanganan kebakaran. Banyaknya ranting dan daun kering di sekitar lokasi dapat membuat api lebih cepat menjalar,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, personil gabungan dari BPBD, pengelola TNBTS, TNI-Polri, serta relawan masyarakat terus bersiaga dan melakukan pemadaman secara terukur pada titik-titik lokasi yang masih aman dan dapat dijangkau. (pra/alf)

Example 300250
Baca Juga  Gondol Stylo, Polres Malang Bekuk Dua Tersangka Curanmor di Ngajum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pasuruan, Jatim Mandiri Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono menyerahkan tumpeng kepada Kasdim 0819 Pasuruan Mayor Inf Sugianto dalam peringatan HUT…

Berita

Malang, Jatim Mandiri Gunung Semeru kembali erupsi dengan kolom letusan mencapai 900 meter di atas puncak dan mengarah ke timur…