Gaya Hidup

Arumi Bachsin:Bawa Wastra Jatim Mendunia

Penulis: AyundaEditor: Ayn
×

Arumi Bachsin:Bawa Wastra Jatim Mendunia

Sebarkan artikel ini
Arumi Bachsin dalam peragaan busana di Kriyanusa 2026.
Example 468x60

Jakarta, Jatimmandiri.id – Wastra Jawa Timur mulai didorong keluar dari citra busana tradisional menjadi produk fashion modern yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing pasar. Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak membawa pesan tersebut melalui parade busana wastra pada Kriyanusa 2026 di Jakarta.

Dalam parade yang diikuti Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda dari 35 provinsi, Arumi tampil mengenakan busana karya perancang Diana M Putri. Busana tersebut terinspirasi dari sosok Ratu Majapahit, Tribhuwana Tunggadewi, dengan perpaduan karakter sejarah dan tampilan modern.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Busana tersebut menggunakan sentuhan batik khas pesisir Jawa Timur yang dipadukan dengan mahkota minimalis bergaya Jawa. Konsep itu menunjukkan bahwa kain tradisional dapat diterjemahkan menjadi busana yang relevan dengan selera konsumen masa kini.

“Busana ini terinspirasi dari ketangguhan Ratu Tribhuwana Tunggadewi, seorang pemimpin perempuan yang kuat, berani, dan tangguh, namun tetap menjaga keanggunan serta sisi kewanitaannya. Pesan ini yang ingin kami sampaikan, bahwa fashion juga mampu memberikan kekuatan dan kemandirian bagi perempuan modern saat ini,” ujar Arumi usai parade, Rabu (30/9).

Menurut Arumi, keikutsertaan Jawa Timur dalam Kriyanusa 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan produk kriya dan batik daerah. Wastra tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga dapat menjadi komoditas fashion bernilai tambah.

“Batik saat ini sudah menjadi bagian dari fashion anak muda, bukan hanya untuk acara formal, tetapi juga daily look. Indonesia sangat kaya, dan batik adalah identitas kita yang diakui dunia. Buat anak-anak muda, mari kita cintai, jaga, dan lestarikan batik. Bangga menggunakan karya asli Indonesia,” tuturnya.

Setelah parade, Arumi mengunjungi stan Dekranasda Jatim untuk melihat produk karya perajin daerah. Ia menilai wastra Jawa Timur memiliki kekayaan motif dan sejarah yang dapat dikembangkan menjadi produk fashion modern.

Baca Juga  Cara Mengolah Jahe sebagai Obat Alami, Praktis dan Ampuh Menjaga Kesehatan

“Wastra Jawa Timur memiliki kekayaan motif dan nilai historis yang luar biasa. Melalui parade dan pameran Kriyanusa 2026 ini, kita ingin menunjukkan bahwa kain tradisional kita tidak hanya indah dan sarat makna, tetapi juga sangat luwes dan elegan untuk dipadukan dalam busana formal modern,” ujar Arumi.

Bagi UMKM dan perajin, transformasi tersebut penting untuk memperluas pasar. Inovasi desain, pengemasan, dan pemasaran dapat membuat produk wastra memiliki nilai jual lebih tinggi sekaligus menjangkau konsumen muda.

Dekranasda Jatim, lanjut Arumi, akan terus mendampingi perajin agar mampu berinovasi, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing.

“Harapan kita, ajang ini dapat memantik semangat para perajin di Jawa Timur untuk terus berkarya. Kami di Dekranasda berkomitmen memberikan wadah dan pendampingan agar produk kriya Jatim semakin naik kelas dan memiliki daya saing tinggi,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gaya Hidup

Jakarta, Jatimmandiri.id – Alyssa Daguise mengambil sikap tegas setelah wajah putrinya, Soleil Zepora Ghazali atau Baby Soso, terlihat tanpa sensor…