Jatim

Api Mengamuk di TPA Belahan Tengah Mojokerto, Lima Unit Damkar Diterjunkan Jinakkan Kebakaran

Penulis: Ayu SukmaEditor: Alif Bintang
×

Api Mengamuk di TPA Belahan Tengah Mojokerto, Lima Unit Damkar Diterjunkan Jinakkan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
TPA Belahan Tengah di Kabupaten Mojokerto terbakar.
Example 468x60

Mojokerto, Jatimmandiri.id – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Belahan Tengah di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, sejak Sabtu (26/9/2026).

Hembusan angin yang kencang dipadu melimpahnya material sampah kering sempat membuat kobaran api membesar dengan cepat dan membakar area seluas kurang lebih 2.500 meter persegi.

Tampilkan Gambar Gambar dari jatimmandiri.id

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, Rachmad Suharyono, mengungkapkan bahwa titik api pertama kali dideteksi oleh petugas lapangan yang mencurigai munculnya kepulan asap tebal di area penampungan sampah tersebut.

“Berawal dari anggota petugas kami yang menemukan titik asap. Dan karena angin cukup kencang berbuat dampak dari api membuat lebih cepat membesar,” kata Rachmad, Minggu (27/9/2026).

Menyikapi situasi darurat ini, DLH Kabupaten Mojokerto berkoordinasi lintas sektor dengan mengerahkan lima unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) guna melokalisasi pergerakan api agar tidak kian meluas.

“Kami berkoordinasi dengan Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, PT Dragon bahkan Pemkot Mojokerto Kota kami libatkan sehingga api yang terus menjalar,” tuturnya.

Terkait pemicu kebakaran, Rachmad menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penelusuran mendalam.

Kendati demikian, dugaan awal mengarah pada fenomena gas metan atau reaksi kimia alami dari tumpukan limbah padat yang sudah mengendap lama.

“Masih kita cari penyebabnya. Dari timbulan sampah yang telah nonaktif di mana tumpukan sampah ini sudah sekitar 10 tahun sehingga ini menjadi mudah terbakar,” ungkapnya.

Selain upaya pemadaman fisik, perhatian mendesak juga diarahkan pada dampak sebaran asap yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan warga di sekitarnya.

Pihak DLH telah mengambil langkah antisipatif dengan menggandeng aparatur desa hingga Dinas Kesehatan.

“Dampak asap yang terbawa angin, sehingga kami antisipasi dengan menginformasikan kepada kepala desa untuk menggunakan masker terhadap masyarakat sekitar,” tambah Rachmad.

Baca Juga  Asap Pekat Kebakaran Pabrik Sepatu di Dlanggu Mojokerto Masuk Permukiman, Warga Alami Sesak Napas

Lanjut Rachmad, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk membagikan masker apabila sampai malam tak kunjung padam.

Berkat respons cepat tim gabungan di lapangan, amukan si jago merah berhasil dikendalikan sebelum tengah malam.

Meski demikian, penyiraman intensif masih terus digencorkan demi memastikan tidak ada bara api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Sudah bisa kita padamkan pada pukul 23.30 WIB. Hari ini alhamdulillah terus kami melakukan pembasahan,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jatim

Lumajang, Jatimmandiri.id – Pendidikan vokasi semakin menjadi pilihan masyarakat. SMKN 1 Lumajang mencatat sekitar 1.200 calon siswa mendaftar pada penerimaan…

Jatim

Medan, Jatimmandiri.id- Pengembangan Museum Mpu Tantular di Sidoarjo diarahkan tidak sekadar memperkaya koleksi, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi…

Berita

Surabaya, Jatim Mandiri Puluhan sopir truk yang tergabung dalam Gerakan Sopir Jawa Timur (GSJT) masih bertahan di Jalan Jagir Wonokromo,…