Surabaya, Jatim Mandiri — Persebaya Surabaya menghadapi persoalan kebugaran setelah empat pemainnya mengalami cedera otot dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Tim pelatih memanfaatkan jeda kompetisi untuk memulihkan kondisi pemain di Surabaya, Selasa (22/9).
Keempat pemain tersebut adalah Ernando Ari Sutaryadi, Francisco Rivera, Alfan Suaib, dan Matheus Lagoa. Ernando dan Alfan mengalami masalah pada otot paha, sedangkan Rivera dan Lagoa mengalami cedera betis.
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menegaskan kondisi pemain tidak boleh dipaksakan demi menjaga proses pemulihan. “Rivera cedera, Nando cedera, Lagoa cedera, Alex Martins baru pulih. Kita perlu ingat mereka bukan mesin, mereka tidak bisa terus bermain selama 90 menit,” kata Tavares dalam pernyataan resmi klub.
Cedera sejumlah pemain terjadi setelah Persebaya bermain imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9). Dalam laga tersebut, beberapa pemain utama tidak dimainkan karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Matheus Lagoa menjadi salah satu pemain yang belum banyak merasakan atmosfer pertandingan bersama Persebaya. Rekrutan asal Brasil itu mengalami cedera pada sesi latihan ketiga setelah bergabung awal September.
“Sayangnya, Matheus mengalami cedera pada sesi latihan ketiga setelah dia datang. Saat itu dia hanya melakukan pemanasan dan berlari sendiri, tetapi kemudian mengalami cedera,” jelas Tavares.
Sebelumnya, Alex Martins dan Saddil Ramdani juga sempat mengalami cedera serupa. Keduanya kini memasuki tahap pemulihan.
Kondisi tersebut membuat Tavares harus mengatur komposisi pemain secara hati-hati, terutama menghadapi lanjutan kompetisi setelah jeda internasional. “Untuk saat ini, kami harus memberikan penanganan yang sesuai kepada setiap pemain. Mereka membutuhkan waktu agar proses pemulihan berjalan dengan baik sebelum kembali berlatih,” tegasnya.
Tavares kini menempatkan pemulihan pemain sebagai prioritas agar mereka dapat kembali berlatih dan bertanding secara bertahap. “Sekarang yang paling penting adalah memberikan waktu dan penanganan yang tepat agar mereka bisa pulih dengan baik,” pungkasnya.












